Home Humaniora Wawali Ajak OMK Jadi Garam & Terang bagi Orang Lain

Wawali Ajak OMK Jadi Garam & Terang bagi Orang Lain

757
0
SHARE
Foto : Damianus E. Koten

KUPANG, Terasntt.com — Wakil Walikota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Herman Man mengajak Orang Muda Katolik (OMK) Paroki St. Maria Asumpta menjadi garam dan terang bagi orang lain. Hal ini sebagai tanggapam di masa era globalisasi seperti sekarang ini.

Kegiatan yang bertemakan ” Orang Muda Katolik yang cerdas, bijak dan tanggap dalam menghadapi era globalisasi berdasarkan iman kristiani” ini dibuka Wawali di Aula Susteran RVM, Kamis (16/11/2017).

Herman Man dalam sambutannya, mengatakan dunia sekarang dalam masa globalisasi dan sering kita dengar, pepatah mengatakan, bahwa dunia tak selebar daun kelor.

” Artinya dunia itu kecil, kita sekarang juga bisa tahu aktifitas orang eropa, amerika dan sebagainya. Dulu jalan keliling dunia butuh waktu berbulan-bulan sedangkan sekarang hanya hitungan jam kita sudah bisa keliling dunia berarti dunia ini sangat kecil,” katanya.

Menurutnya, sekarang banyak sekali perubahan pada manusia, salah satunya adalah teknologi yang terlalu cepat perkembangannya, pakaian yang dipakai juga minim sekali membuat budaya kita perlahan mulai hilang.

Ia menegaskan, budaya kita itu sangat berbeda dan mengedepankan adat istiadat. Sementara budaya luar itu mulai nampak seperti gaya berpikir, gaya bertindak kita mulai terpengaru dengan budaya luar dan sebagai orang beriman kita harus menantang, tantangan yang menggerogoti iman kita.

Menurutnya ada tiga ciri khas orang katolik, yaitu Alkitab, Perayaan Ekaristi dan Devosi yang menyatakan kalau kita itu katolik.

Ia juga mengajak semua orang muda katolik harus cerdas dan bisa jadi garam dan terang dalam menanggapi arus globalisasi.

Kegiatan ini dihadiri juga Dandim Kupang Petrus Aprilias serta undangan.

Panitia pelaksana, Ritha Lay dalam laporannya mengatakan, bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan atas kerja sama Pemkot dengan Komisi Kepemudaan Keuskupan Agung Kupang.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari sejak 16 – 18 November 2017 dengan rangkaian kegiatan pemberian materi dan hari terakhir dengan kegiatan bakti sosial di hutan Mangrove Oesapa Kupang.

Peserta yang tergabung dalam kegiatan adalah orang muda katolik seluruh Paroki se Kota Kupang yang berjumlah 200 orang.

Ia juga menyampaikan terima kasih banyak kepada semua peserta dan undangan yang sudah meluangkan waktu menghadiri kegiatan dimaksud.(dek)

Berikan Komentar Anda.