Home Humaniora Warga Diaspora Flotim Gelar Halal Bihalal

Warga Diaspora Flotim Gelar Halal Bihalal

811
0
SHARE
Foto bersama usai pemilihan Ketua Tite Hena di Jakarta

JAKARTA, Teasntt.com — Masyarakat diaspora Flores Timur (Flotim) yang tergabung perhimpunan Keluarga Besar Tite Hena menggelar halal bihalal dan pelantikan kepengurusan baru periode 2016-2019 di Anjungan Nusa Tenggara Timur, Taman Mini Indonesia Indah, Sabtu (30/7/2016) sore. Acara tersebut bertujuan untuk mempersatukan dan memupuk persaudaraan antara warga Flotim yang berada di Jakarta dan sekitarnya.

Ketua Tite Hena, Simon Lamakadu, menjelaskan bahwa kegiatan halal bihalal yang dirangkai dengan pelantikan tersebut badan pengurus tersebut merupakan salah satu media untuk mempertemukan dan menjalin keakraban di antara sesama warga perantauan asal Flores Timur di Jakarta dan sekitarnya.

“ Ini merupakan salah satu hajatan besar yang dilakukan oleh Tite Hena dan kami meminta dukungan aktif dari seluruh warga Flores Timur di Jakarta dan sekitarnya untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut,” kata Simon di Jakarta, Minggu (24/7/2016).

Rencananya, lanjut dia dalam kegiatan halal bihalal itu, sebelum tauziah, akan dikumandangkan gema takbir dan disusul denga puisi tentang toleransi yang menggambarkan semangat persaudaraan warga Flores Timur tanpa membedakan latar belakang agama, suku dan geografis.

Demikian juga, katanya dalam kegiatan pelantikan pengurus baru, panitia akan menggelar berbagai atraksi budaya seperti tarian daerah dan juga penyerahan secara simbolis parang dan selendang tenun sebagai simbol estafet kepemimpinan.

Dalam kesempatan itu, ketua terpilih akan menjelaskan program awalnya dihadapan masyarakat diaspora Flores Timur yakni gerakan 2-RT.

Menurutnya, gerakan ini merupakan wujud semangat bergotong – royong yang hidup di tengah masyarakat kabupaten paling ujung Pulau Flores itu.

“Gerakan ini mengajak ribuan warga Flores Timur di Jakarta dan sekitarnya untuk menyumbang Rp 2.000 per kepala per bulan. Jika ada 5.000 warga maka dana yang terkumpulkan bisa mencapai seratusan juta. Dari dana itu kita bisa menggelar berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat,” ungkapnya.

Pihaknya memperkirakan ada sekitar 5.000 perantau asal Flores Timur di Jakarta dan sekitarnya. Jika setiap warga menyumbangkan Rp 2.000 per bulan maka organisasi tersebut akan mendapatkan sokongan dana untuk menjalankan berbagai aktivitas seperti membantu warga yang mengalami kedukaan, bencana maupun yang sedang mengalami sakit.

Menurut Simon, dalam kepengurusan baru itu, dia akan dibantu oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Fidelis Leyn dan didukung oleh 10 bidang yakni sosial kemasyarakatan, seni budaya dan kreativitas, media dan teknologi informasi, penggalanan dana dan usaha kreatif, kepemudaan dan kaderisasi, olahraga, hukum advokasi dan ketenagakerjaan, organisasi dan pendataan, pemberdayaan, perempuan, serta humas dan teretorial.(*/mas)

Berikan Komentar Anda.