Home Humaniora Walhi NTT Gelar PKRD bagi Relawan

Walhi NTT Gelar PKRD bagi Relawan

946
0
SHARE
Foto : Istimewa

KUPANG, Terasntt.com — Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) cabang NTT menggelar Pelatihan Kader Rakyat Dasar (PKRD) bagi relawannya. Pelatihan ini sebagai wahana menjaring calon pemimpin muda NTT yang berwawasan lingkungan.

Pelatihan dengan tema “ Wahana Calon Pemimpin Muda NTT yang Berwawasan Lingkungan ini berlangsung dalam tiga tahap, yakni tahap pertama tanggal 4 – 5 Oktober, tahap kedua 6 – 7 November dan tahap ketiga 8 – 9 Desember 2016.

Pada kesempatan itu, Direktur Eksekutif WALHI NTT, Umbu Wulang Tanaamahu Paranggi mengatakan, bahwa kegiatan tersebut merupakan program yang didasari oleh mandat untuk WALHI NTT.

Mandat tersebut diberikan oleh seluruh anggota di NTT dalam Pertemuan Daerah Lingkungan Hidup di Maumere pada Februari 2016.

” Kegiatan ini dalam upaya menumbuhkembangkan pengetahuan ekologis bagi orang-orang muda NTT. Baik itu, mahasiswa, petani dan kalangan lainnya,” ungkap Umbu Wulang

Kegiatan dimkasud untuk membuka cakrawala berpikir orang muda terkait berbagai persoalan ekologis di NTT. Diantaranya, bahaya pertambangan di pulau-pulau, krisis sumber daya air dan maraknya privatisasi daerah pesisir yang marak mengatasnamakan pariwisata.

Persoalan persoalan tersebut terjadi akibat kebijakan yang tidak berpihak pada kepentingan publik dan keselamatan ekologis.
Lebih lanjut, ia menegaskan, bahwa persoalan lingkungan merupakan persoalan kolektif, di era yang marak penyimpangan dan pencemaran lingkungan haruslah memperkuat daya juang rakyat dalam kegiatan-kegiatan dan kampanye lingkungan di masyarakat, sebab persoalan lingkungan merupakan persoalan serius yang membutuhkan pikiran dan kerja serius dalam penanganannya.

Hal tersebutlah yang menjadi acuan kritis Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Eksekutif Daerah Nusa Tenggara Timur membentuk pelatihan seperti ini, dan diharapkan Sahabat Alam (SHALAM) sebagai organisasi underbound WALHI NTT mampu memberikan pendidikan lingkungan dan kampanye kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur, bahwa orang muda haruslah menumbuhkan pengetahuan-pengetahuan ekologis. Sebab saat ini orang muda sebagai tonggak perjuangan tidak lagi menjadi penonton ditengah maraknya isu – isu lingkungan di daerah, melainkan menjadi penggerak utama dalam barisan perlawanan rakyat, melihat orang muda saat ini yang sudah kehilangan mental percaya diri dan terlihat apatis untuk ada dalam garis perjuangan yang sama menjadi sedikit cemas akan masa depan daerah, diharapkan program Pelatihan Kader Rakyat Dasar ini terus berlanjut untuk membentuk calon pemimpin muda NTT yang berwawasan ekologis.

Pemimpin muda yang berwawasan ekologis, katanya harus mampu ada dalam debat kritis perlawanan rakyat dalam penolakan berbagai ketimpangan kebijakan lingkungan yang tidak pro rakyat.(*/mas)

Berikan Komentar Anda.