oleh

Virus Corona Kembali Merebak, Bupati Lembata Revisi Frekwensi Pelayaran

KM. Penyerangan laut yang keluar masuk Pelabuhan Lewoleba

Lewoleba, teras-ntt.com — Virus Corona kembali merebak di Nusa Tenggara Timur. Jumlah pasien positif terus bertambah hingga Bupati Lembata, Eliazer Yantje Sunur mengeluarkan SK revisi kembali frekwensi penyeberangan laut di wilayah setempat.

Bupati Sunur melalui Sekda, Paskalis Ola Tapobali mengelurkan Surat  Keputusan (SK) dengan Nomor : TUK. 550/1771/AP/VIII/2020, Jumat  11 September 2020, dengan perihal perubahan jadwal operasi kapal dan Frekwensi Pelayaran, yakni mengatur tentang jadwal Operasi Kapal dan Frekwensi Pelayaran Rakyat  yang operasinya tidak dibatasi lagi atau berjalan normal setiap hari namun harus memperhatikan dan mencermati adanya peningkatan positif Covid-19 di wilayah NTT, maka disampaikan hal – hal sebagai berikut :

1. Frekwensi pelayaran antar pulau menggunakan angkutan umum, pelayaran rakyat yang semula di ubah menjadi Seminggu tujuh kali atau setiap hari atau di ubah lagi menjadi 5(lima) hari yakni hari Sabtu, Minggu, Senin, Selasa dan Rabu.

2. Perubahan frekwensi jadwal pelayaran sebagaimana di maksud pada poin 1 di atas berlaku terhitung mulai hari Selasa tanggal 15 september 2020 dan akan dievaluasi secara berkala sesuai dengan perkembangan  penyebaran covid-19.

3. Pengoperasian kapal-kapal Pelra sebagaimana jadwal tersebut, wajib memperhatikan dan mematuhi protokol kesehatan sebagaimana dan memastikan yang diperbolehkan yang melakukan perjalanan 50%(Lima Puluh Persen) dari kapasitas tempat duduk/tatami yang tersedia.

4. Dalam rangka pengawasan dan pengendalian pelaksanaan ketentuan pada point 3(tiga) di atas, maka tim gabungan akan melakukan Sidak (Inspeksi mendadak).(van).

Komentar

Berita Terbaru