Home Daerah TPS Belum Difungsikan, Sampah Berserahkan di Pasar Kefamenanu

TPS Belum Difungsikan, Sampah Berserahkan di Pasar Kefamenanu

802
0
SHARE
Foto : Yudith Taolin

KEFAMENANU, Terasntt.com — Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang baru selesai dibangun di Pasar Kota Kefamenanu belum difungsikan. Saat hujan turun berbagai jenis sampah berserahkan kemana – mana hingga membuat pemandangan tak sedap.

Pasar Kota Kefamenanu yang baru selesai dibangun itu berkat kerjasama Pemerintah Daerah dengan Kementerian Perdagangan RI melalu Dana Tugas Pembantuan Tahun 2016.

Dua TPS yang dibangun di bagian samping pasar belum difungsikan sehingga sampah berserahkan kemana – mana.

Sebelum pasar ini direhab, terdapat dua bak sampah besi berwarna kuning yang ditempatkan di depan pasar. Namun keduanya raib setelah pasar dibangun baru.
Akibatnya sampa – sampah dibuang begitu saja hingga bertebaran dan mengeluarkan aroma tak sedap.

Pengunjung pasar tak jarang harus meludah atau menutup hidung ketika melewati di depan pasar.

” Kalau lewat sini selalu saja tercium bau tidak sedap, sampah berserakan dimana – mana dan ini sangat menjijikkan,” ungkap Meni seorang ibu yang biasa berbelanja di pasar rakyat Kefamenanu, Rabu (25/10/2017).

Maria, salah satu pedagang di pasar itupun ikut keluhkan hal yang sama.

” Bau busuk dari tumpukan sampah itu juga akan berdampak pada dagangan kami. Dagangan kami dikerumuni lalat dan orang pasti tidak mau berbelanja di sini. Jadi kami minta tolong agar bak sampah di samping pasar ini bisa difungsikan dalam waktu dekat,” pinta Maria.

Selain pengunjung dan pedagang pasar rakyat ini, warga di sekitar pasarpun ikut memrotes hilangnya dua unit bak sampah besi sebelum bak sampah permanen selesai dikerjakan.

” Seharusnya bak sampah itu jangan dulu dipindahkan ke tempat lain. Kan ini masih kerja bak sampah yang baru. Kami yang tinggal di sekitar pasar setiap hari menghirup bau busuk dari tumpukan sampah yang bercampur. Kami juga tidak menjamin bak sampah yang baru bisa berfungsi dengan baik. Menurut kami, bak sampah besi ini lebih tepat digunakan di pasar dibanding bak penampung yang permanen. Alasannya, jika penampung sampah penuh lebih mudah dipindahkan ke truk sampah. Kalau bak sampah permanen pasti petugas kebersihan akan lebih kewalahan dalam membersihkannya,” keluh seorang warga yang enggan disebut namanya.

Pantauan media ini, terdapat dua unit bak sampah besi berwarna kuning yang disimpan di depan tempat usaha pribadi pihak lain pada tempat yang berbeda.

Diduga kedua unit sampah besi kuning ini yang sebelumnya diletakan di Pasar Kefamenanu. Satu unit bak sampah terlihat di depan salah satu kos – kosan di jalan Pisang arah terminal Kefamenanu dan satu unit lainnya berada di salah satu kos – kosan arah Rumah Tahanan. Inilah yang dimaksudkan warga seputar pasar agar bak sampah ini tetap dipakai sementara hingga bak sampah permanen difungsikan.(dit)

Berikan Komentar Anda.