oleh

Ditolak Menyetubuhi, Tinus Tanaem Nekat Bunuh Nani Welkis

Kupang, teras-ntt.com — Korban Yuliana Apriani Liu Welkis alias Nani (19) yang ditemukan tak bernyawa di Kelurahan Batakte, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Nusa Tenggara Timur (NTT) ternyata dibunuh Yustinus Tanaem alias Tinus, karena menolak berhubungan badan atau menyetubuhi.

“ Motifnya melampiaskan hasrat seksual,” kata Kepala bidang Humas Polda NTT, Kombes Rishian Krisna Budi Aswanto kepada wartawan di kupang Jumat, (21/5/2021).

Nina Welkis ditemukan staf pertanahan, pemilik lahan dan lurah Batakte saat melakukan pengukuran lahan milik PT Dwi Mukti Graha Elektrindo, dan mencium bau yang tidak sedap pada Senin 17 Mei 2021 sekitar pukul 15.00 Wita.

Kasus itu akhirnya dilaporkan ke kepolisian resort Kupang, atas dasar itu maka Direskrimum Polda NTT memerintahkan agar Resmob Subdit 3 Jatanras membackup Polres Kupang dalam pengungkapan kasus tersebut.

Selama empat hari melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan diketahui korban meninggalkan kos di Jalan Mekar Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang pada Jumat 14 Mei 2021 sekitar pukul 14.10 Wita untuk menemui pelaku Tinus.

Tinus baru dikenal korban melalui facebook dengan nama akun Ary Tyo Tyo. Dimana pelaku menjanjikan membantu korban untuk bekerja di tempatnya bekerja di gudang Bumi Indah Osmok.

Korban di jemput pelaku dengan menggunakan sepeda motor di depan ruko (eks kantor OJK) di jalan Frans Seda, Fatululi, kemudian pelaku membonceng korban dan membawanya ke Batakte yang jauh dari pemukiman warga.

Pelaku mengajak korban masuk ke dalam hutan untuk berhubungan badan, tetapi korban menolak dan melarikan diri, namun pelaku mengambil pisau dan mengancam korban.

Pelaku lalu mencekik korban dan mencoba membuka celana korban, tetapi korban melakukan perlawanan dengan mencakar leher dan kemaluan pelaku, sehingga saat itu pelaku langsung membanting korban kemudian menikam korban dengan sebilah pisau ke arah dada kiri korban sebanyak 1 kali, sehingga korban tidak bergerak.

Setelah itu, pelaku memperkosa korban, kemudian pelaku mengambil uang milik korban sebesar Rp150 ribu dan juga sebuah handphone lalu pergi meninggalkan korban.

Pelaku akhirnya berhasil ditangkap dan diamankan Unit Resmob Subdit 3 Jatanras Polda NTT berdasarkan keterangan saksi saksi, rekaman cctv, kloning CDR Nomor Handphone korban yang diketahui berkomunikasi dengan pelaku.

Komentar