Home Daerah TNI – Polri dibantu Pengusaha Perbaiki Jembatan

TNI – Polri dibantu Pengusaha Perbaiki Jembatan

955
0
SHARE

KEFAMENANU, Terasntt.com — Salah satu kegiatan karya bakti Kodim 1618 / TTUĀ  memperbaiki jembatan rusak di Desa Ponu, Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Jumat (17/2/2017). Jembatan tersebut putus akibat diterjang banjir bandang beberapa waktu lalu.

Kegiatan sosial ini berkat kerjasama TNI – Polri dibantu pengusaha lokal menimbun jalan yang longsor dan terputus, juga normalisasi kali guna mengarakan arus sungai.

Sebelumnya diberitakan, jembatan Oemanu, Desa Ponu terputus akibat derasnya arus banjir yang terus menggerus pondasinya hingga ambruk. Peristiwa ini terjadi ketika wilayah Kecamatan Biboki Anleu diguyur hujan lebat sejak dua pekan silam.

Jembatan Oemanu yang menghubungkan Desa Oemanu dengan Desa Ponu merupakan satu – satunya akses lalu lintas kendaraan dan orang antar negara RI – RDTL.

Atas kejadian tersebut, aparat TNI dan Polisi memasang police line pada areal longsor untuk mengantisipasi adanya korban sekaligus membangun jembatan darurat agar bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat serta pejalan kaki.

Dandim 1618/ TTU Letkol Arm Budi Wahyono, ketika dikonfirmasi, Sabtu (18/2/2017) mengatakan sejak Jumat kemarin pihak TNI, Polri dan pemerintah Desa setempat bersama warga dibantu pengusaha lokal dari Mena dan Ponu sudah melakukan kerja bhakti, memperbaiki jembatan Oemanu yang terputus itu.

” Sejak Jumat pagi (17/02) hingga Sabtu (18/02), pihak TNI, Polri, pemerintah desa dan warga sudah mulai memperbaiki jembatan yang putus itu,” ungkap Wahyono.

Ia juga mengatakan, sejumlah alat berat dipinjamkan secara suka rela oleh pengusaha lokal untuk memperlancar kegiatan tersebut.

” Giat Karya bhakti normalisasi arus sungai dan penimbunan material pada jalan longsor juga melibatkan sejumlah pengusaha lokal dari Mena dan Ponu yang secara sukarela meminjamkan satu unit exavator, 1 unit loder dan 15 dump truk. Saat ini arus lalu lintas di jalan negara ini sudah bisa kembali normal,” katanya.(dit)

Berikan Komentar Anda.