oleh

TNI Kembangkan Kelor di Raknamo

OELAMASI, Terasntt.com — TNI AD terus mengembangkan program budidaya kelor secara besar – besaran. Puluhan lahan tidur di Desa Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto akan digarap untuk komoditi kelor.
Ketika dikonfirmasi di desa setempat, Sabtu (29/8/2015) Danrem 161 Wira Sakti Kupang, Brigjen, Heri Wiranto mengakui keberadaannya di desa itu selain melihat bendungan Raknamo, juga jaringan air bersih untuk masyarakat setempat. Sekaligus melihat lahan tidur milik masyarakat yang bisa digarap untuk budidaya kelor.
” Komoditi kelor cukup menjanjikan. Ada permintaan dari luar untuk dijadikan bahan kosmetik dan lainya. Yang dibutuhkan bubuk daun kelor adi kita siapkan itu dengan harga Rp 35.000/ kg dan bijinya dihargai Rp 60.000/ kg,” kata didampingi Dandim 1604 Kupang, Letkol. Inf Subar, S.Pd, tokoh masyarakat setempat, Jefri Anselmus Djogo dan anggota DPRD Kabupaten Kupang, Daud Ulu serta Kades Raknamo, Otniel Blegus dan masyarakat setempat.
Wiranto mengatakan, khusus NTT kelor baru dibudidayakan di Kupang seluas 5 ha, Kefa 50 ha, Alor 15 ha dan Atambua 20 ha.
” Khusus Alor cukup menarik karena setiap pagi anak sekolah menjual daun kelor ke Kodim setempat agar bisa mendapatkan uang jajan. Ini luar biasa anak – anak bisa mandiri,” tegasnya.(mas)

Komentar