oleh

Tiga Menteri Kunjungi Batas RI – RDTL

ATAMBUA, Terasntt.com – Tiga Menteri Kebinet Pemerintahan Joko widodo – Jusuf Kalla, Rabu (30/9) kemarin mengunjungi sejumlah lokasi perbatasan antara Republik Indonesia (RI) dengan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) di Kabupaten Belu.
Ketiga pejabat itu diantaranya Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN), Sutiyoso bersama Menteri Kesehatan, Juwita F Moeloek hadir juga Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo didampingi , Gubernur NTT, Frans Lebu Raya serta Penjabat Bupati Belu, Welem Fonny.
Pantauan Terasntt.com, saat tiba di bandara AA Bere Tallo Atambua, mereka disambut dengan taria-tarian dan Hasa Hawake (Tegur Sapa, red).
Kedatangan para pejabat Negara dari Jakarta tersebut, selain memantau model percepatan pembangunan kawasan perbatasan juga memberikan bantuan perumahan sebanyak 260 unit, Pemberian bantuan alat tangkap ikan di Tempat Penampungan Ikan (TPI) Atapupu serta satu unit Mobil Ambulance untuk Puskesmas Silawan.
Kepala BIN, Sutiyoso saat bertatap muka dengan warga Desa Fatuketi Kecamatan Kakuluk Mesak mengatakan, masyarakat yang berdomisili di wilayah perbatasan perlu mendapat perhatian serius pemerintah karena kehidupan mereka masih jauh dari kemapanan.
Mengingat warga di desa itu sebagian besarnya adalah pendatang baru di RI karena kecintaannya pada merah putih.
”Saya sudah beritau sama Pak Menteri PUPR untuk betul-betul perhatikan kondisi hidup warga perbatasan ini, mulai dari pemberiaan bantuan rumah, kesehatan semuanya harus di perhatikan, tipe rumahnya jangan 45 tapi harus tipe 60,” kata Sutiyoso.
Sementara Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dalam kesempatan itu mengatakan saat ini pemerintah tengah membuat perencanaan pembangunan perumahan warga di daerah perbatasan.
”Kami akan membantu masyarakat yang memang kondsi hidupnya sulit, seperti yang disampaikan Pak sutiyoso akan kita laksanakan dan saat ini kita buat dulu site plannya. Mohon masyarakat bersabar. Saya yakin kedepannya masyarakat akan hidup lebih baik,” ujarnya.
Sedangan Menteri Kesehatan, Djuwita Moeloek menambahkan, selain bantuan perumahan rakyat perlu dipikirkan kesehatan lingkungan di perumaha itu nantinya.
“Nanti akan kita pikirkan mengenai sanitasinya, karena ini berkaitan dengan kesehatan masyrakat. Kami dari Kementerian Kesehatan siap membantu masyarakat dalm pelayanan kesehatan. Saya berharap agar masyrakat kalau diberikan bantuan harus dijaga dengan baik,” harapnya.
Pantauan wartawan, dalam lawatannya ke Kabupaten Belu, keempat pejabat Negara tersebut menyempatkan diri mengunjungi sejumlah lokasi, selain mendatangi warga di desa Desa fatuketi, mereka juga mengunjungi TPI Atatapupu, Pintu Perbatasan Motaain dan selanjutnya mengunjungi Puskesmas Silawan.(ino)

Komentar