Home Pariwisata Terima Penghargaan Konservasi, Ini Kata Frans Sarong

Terima Penghargaan Konservasi, Ini Kata Frans Sarong

192
0
SHARE

Frans Sarong saat menerima piagam penghargaan koservasi dari Dirjen KSDA Kementerian Lingkungan Hidup/ foto Kornelis Kaha (antara)

Kupang, terasntt.com — Pensiunan wartawan Kompas, Fransiskus Sarong semasa tugasnya di NTT banyak mengangkat dan mempublikasikan tentang berbagai kawasan konservasi NTT. Dari berbagai karya – karya jurnalisnya ini sukses menghantarkan pengurus DPD I Golkar NTT kini menerima penghargaan Konservasi dari Dirjen KSDA Kementerian Lingkungan Hidup yang diserahkan pada acara Festival Menipo di halaman Lippo Plaza Kupang, Kamis (14/11/2019).

” Saya agak terkejut karena tidak pernah membayangkan dapat penghargaan seperti ini. Saya berterima kasih, piagam ini mengingatkan kebersamaan saya dengan Pak Wiratno (saat masih sebagai Kepala BBKSDA NTT, kini Dirjen KSDAE Kementerian LHK) dan timnya, mengunjungi berbagai kawasan konservasi di NTT antara 2012 – 2014. Keterlibatan saya (melalui karya tulis) ikut berupaya menjaga dan melestarikan kawasan konservasi di NTT, lebih disemangati seiring perubahan paradigma pihak BBKSDA NTT terkat model pengelolaan kawasan. Yakni, tidak lagi hanya mengandalkan kekuasaan, tetapi dipadukan dengan keterlibatan lembaga adat dan Gereja. Model pendekatan baru itu kemudian dikenal dengan pendekatan tiga pilar.Perubahan pendekatan itu lebih ditujukan menanamkan pemahaman lebih dalam sekaligus menumbuhkan rasa memiliki masyarakat atas kawasan konservasi di sekitarnya,” ujar Frans usai menerima penghargaan.

Frans mengatakan, Bahwa mimpi ke depannya, setiap kawasan koservasi tidak hanya lestari, tetapi juga harus apik hingga pada saatnya menjadi destinasi wisata bernilai tinggi dan menarik hingga digandrungi para wisarawan.

” Untuk mewujudkannya, maka pendekatan tiga pilar dalam pengelolaan berbagai kawasan konservasi harus jadi semangat dasarnya,” tegas Frans.

Menurutnya pemberian penghargaan kepada warga atau lembaga yang terbukti peduli kawasan konservasi perlu terus didorong. Alasannya karena dengan penghargaan yang didapat secara tidak langsung menambah anggota keluarga batih lingkungan kawasan konservasi sumber daya alam dan ekosistem di Indonesia.(m45)

Berikan Komentar Anda.