Home Politik Temui Pendemo, Melki Laka Lena Sebut UU Omnibus Law Cipta Kerja Surga...

Temui Pendemo, Melki Laka Lena Sebut UU Omnibus Law Cipta Kerja Surga Untuk Semua Pihak

577
0
SHARE

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena saat berorasi bersama buruh terkait UU Omnibus Law Cipta Kerja di Jakarta (foto istw)

Jakarta, teras-ntt.com —  Wakil Ketua Komisi IX Melki Laka Lena menemui ribuan pendemo di halaman kantor DPR RI setelah sebelumnya bersama pimpinan DPR yang lain berdialog dengan perwakilan serikat pekerja di ruang rapat Komisi IX, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/2/2020) pukul 12.30 WIB.

Mengenakan kemeja batik, Melki Laka Lena sempat menyampaikan orasi di atas mobil orator/komando. Di hadapan ribuan pendemo, Melki mengatakan UU Omnibus Law Cipta Kerja akan menjadi surga buat semua pihak.

” Kami ingin agar UU ini menjadi surga buat Indonesia, surga buat buruh, surga buat pengusaha. Semua kepentingan kita bicara baik-baik,” ujar Melki dari atas mobil komando.

Karena UU masih dalam proses, lanjut Melki diharapkan para buruh sama -sama mengawal agar semua kepentingan buruh masuk dalam UU ini. Untuk itu, Ia meminta para buruh agar mempercayakan pada para pimpinannya untuk membahas UU ini bersama DPR.

Sebelumnya perwakilan pekerja yang diterima DPR adalah Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dipimpin langsung presiden KSPSI Andi Gani Nuwa Wea. Mereka diterima oleh Wakil Ketua Komisi IX Sri Rahayu didampingi oleh Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel dan pimpinan komisi 9 DPR RI lainnya Felly Runtuwene dan Melki Laka Lena.

Dalam audiens tersebut, para perwakilan serikat pekerja minta komitmen keberpihakan Komisi IX kepada buruh. Mereka minta dilibatkan dalam pembahasan di DPR RI dan kesejahteraan buruh diperhatikan.

Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel mengatakan Komisi IX memastikan UU Cipta Kerja berpihak dan menguntungkan semua pihak.

” Kami komisi IX komit untuk memastikan UU Cipta Kerja berpihak dan menguntungkan semua pihak pengusaha, buruh dan kepentingan negara Indonesia. Kami pastikan permintaan buruh mereka menjadi bagian dari perjuangan DPR RI komisi IX,” janji Rachmat Gobel.

Pqda kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi Sri Rahayu juga mengingatkan kepada buruh kalau nama RUU tersebut berubah menjadi cipta kerja agar lebih mudah untuk disingkat dan diingat semua pihak.

” Sekarang intinya diubah, bukan Cipta Lapangan Kerja, sekarang diganti dengan Cipta Kerja. Bukan tidak ada lapangan kerjanya, tapi bapak ibu sekalian nantinya disingkat cilaka malah lebih nggak bagus. Makanya lapangannya dihapus, diganti dengan cipta kerja,” ujarnya.

Sebelumnya, massa buruh yang berdemo di depan Gedung DPR sudah berkumpul sejak pukul 11.35 WIB. Para buruh yang berdemo ini menolak RUU Omnibus Law Tentang Cipta Lapangan Kerja.(*/m45)

Berikan Komentar Anda.