Home Ekbis Tak Mencapai Target Rp 500 Miliar, Gubernur Nonaktifkan Dirut Bank NTT

Tak Mencapai Target Rp 500 Miliar, Gubernur Nonaktifkan Dirut Bank NTT

4522
0
SHARE

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat memberikan keterangan pers usai RUPS Bank NTT di Kupang, Rabu (6/5/2020) 

Kupang, teras-ntt.com — Hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan Luar Biasa Bank Pembangunan Daerah (Bank NTT) yang diikuti para pemegang saham, Gubernur bersama para bupati dan Walikota Kupang memutuskan menonaktifkan Dirut Isack Edward Rihi. Ia tak mampu mencapai target yang diberikan Pemegang Saham sebesar Rp 500 Miliar.

“ Hasil kerja Bank NTT tak mencapai target yang ditetapkan hanya sekitar Rp 200 miliar, sehingga perlu dilakukan penyegaran, maka RUPS memutuskan menonaktifkan Dirut Bank NTT,” kata Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat kepada wartawan usai RUPS, Rabu, (6/5/ 2020).

Menurutnya, Jabatan Dirut, akan diberikan kepada Pelaksana tugas (Plt) Direktur Kepatuhan, Alex Riwu Kaho. Karena Bank NTT butuh tim kerja yang lebih ekstrim dan profesional untuk lebih maju kedepan. Apalagi, aturan Ototritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2024, modal Bank wajib setor mencapai Rp 3 Triliun, maka Bank NTT masih kekurangan Rp1,2 trilun.

“ Tahun kemarin yang standar saja sudah sulit, apalagi tahun ini yang sangat berat,” tegasnya.

Dia berharap dengan penyegaran ini, maka direksi Bank NTT bisa bekerja lebih giat dan semangat untuk menekan angka NPL yang mencapai 4 persen dan meningkatkan laba Bank NTT.

Gubernur NTT, Viktor Laiskodat memberikan keterangan pers

Dengan kondisi covid seperti ini, lanjut Laiskodat, tentunya laba Bank NTT juga akan mengalami penurunan drastis. Karena itu dibutuhkan tim kerja yang lebih baik. “ Kita tidak butuh superman, tapi tim kerja yang super. Tahun ini memang berat, jika labanya mencapai Rp 200 miliar saja sudah hebat,” katanya.

Komisaris Bank NTT, Juvenile Djodjana membenarkan adanya penyegaran di Bank NTT. Dimana untuk posisi Plt Dirut Bank NTT, Alex Riwu Kaho yang akan merangkap sebagai Direktur Kredit. Sedangkan, Direktur Kredit yang dijabat Absalom Sine akan menjabat sebagai Direktur Dana. Sedangkan dua direktur lainnya masih tempati posisi yang sama. 

“ Untuk menempati jabatan Dirut Bank NTT harus melalui proses di OJK, maka akan kami ajukan secepatnya, sehingga bisa diproses, dan jika pak Alex dilantik menjadi Dirut, maka pak Isak bisa diaktifkan kembali sebagai Direktur Kepatuhan,” tandasnya. (m45)

Berikan Komentar Anda.