Home Daerah Tahun ini, Seluruh Desa di Flotim Nikmati Listrik

Tahun ini, Seluruh Desa di Flotim Nikmati Listrik

689
0
SHARE

Kupang, Terasntt.com – Pemerintah Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur optimis tahun 2018 seluruh desa menikmati jaringan listrik.

“Kita optimis tahun 2018 ini seluruh desa di Kabupaten Flores Timur seratus persen terang. Semua desa akan menggunakan listrik,” kata bupati Flores Timur Antonius Gege Hadjon kepada wartawan di Kupang, Jumad (25/1/2018).

Anton mengatakan, dalam tahun 2017, pengguna listrik di Kabupaten Flores Timur mencapai 90 persen.

“Itu tahun 2017. Saya sering mengatakan, Flores Timur akan lebih cepat mewujudkan ‘Indonesia Terang’. Kalau ingin mencari contoh Indonesia Terang di tempat lain, butuh waktu yang lama,” katanya.

Ia menambahkan, beberapa wilayah atau desa memang belum bisa mengakses listrik karena letak wilayahnya cukup terpencil.

“Ada beberapa wilayah yang letaknya cukup terpencil, bahkan ada desa di lereng-lereng gunung. Namun persoalan ini dalam tahun 2018 pasti bisa diatasi,” katanya memastikan.

Anton menjelaskan, mewujudkan Flores Timur sebagai kabupaten yang ‘seratus persen terang’ memang tidak mudah. Ia memberi contoh, masih banyak warga yang tidak ingin pepohonannya dipotong guna memperlancar pemasangan listrik.

“Sekarang ini saya harus keras. Warga yang tidak memperlancar pemasangan infrastruktur listrik, tidak akan menggunakan listrik. Karena kalau ingin Flotim ini maju, kita harus bisa berkorban demi kepentingan banyak orang,” katanya.

Hal ini dilakukan, jelas mantan Wakil Ketua DPRD Flotim itu, untuk membangun kesadaran masyarakat dalam membangun daerahnya sendiri.

“Membangun ini kan tidak hanya dalam bentuk fisik. Semangat membangun juga perlu kita tanamkan kepada masyarakat. Semangat membangun itu bisa terlaksana, jika kita rela mengorbankan sesuatu untuk kepentingan banyak orang,” tegasnya.

Terhadap beberapa pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan di kabupaten Flores Timur, Anton mengatakan banyak warga yang rela memberikan lahannya untuk kepentingan orang banyak.

“Masyarakat lain perlu belajar kepada mereka. Saya kira semangat membangun dengan berkorban demi kepentingan banyak orang ini perlu ditumbuhkan oleh masyarakat,” katanya. (rafael l pura)

Berikan Komentar Anda.