Home Profil Suara Merdu Qori Cilik Asal Flotim Bikin Merinding

Suara Merdu Qori Cilik Asal Flotim Bikin Merinding

2583
0
SHARE

KUPANG, Terasntt.com — Ajang seleksi Tilawatil Quran (STQ) tingkat Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang digelar di Asrama  Haji, Oebufu, Kupang, Minggu, (9/4/2017) menampilkan salah satu qori cilik, Sultan Irsiad LB Goran Tokan.

Bocah berusia 14 tahun asal Flores Timur itu membacakan Alquran denga lancar dan penuh penghayatan hingga membuat merinding  penonton yang menyaksikan.

Bocah yang kini baru duduk di bangku kelas VII Madrasah Tsanawiyah Negeri Witihama,  Kabupaten Flores Timur ini langsung menampilkan suaranya khas dan langsung mendapat sambutan meriah dari Penonton. Kendati akhirnya keluar sebagai Runner up, namun suara yang merdu telah mendapatkan tempat sendiri di hati penonton.

Sultan, lahir di Desa Pledo, Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur dari pasangan, Jamal Eden dan Setya Ningsih ini. Ayahnya adalah seorang Petani, sedang Ibunya menjadi Pembantu rumah tangga.

Sultan dibesarkan ditengah keluarga muslim, Ia anak sulung dari dua bersaudara.

Menurut Ayahnya, Sultan adalah anak yang agak bandel, namun sifatnya tersebut perlahan-lahan berubah setelah rutin mengikuti hal ini di masjid. Ia telah dibina dengan baiik oleh pelatihnya, sejak saat itu, Sultan mempunyai Jadwal khusus belajar Alquran di rumah.

“Setiap hari Sultan punya jadwal belajar menghafal Al-Quran di rumah. Yaitu setiap selesai salat Ashar mengulang surat-surat yang sudah hafal, kemudian dilanjut setelah salat Maghrib hingga Isya untuk surat baru,” ujar Ayahnya ketika dihubungi dari Kupang.

Sementatra Menurut Pelatihnya, Bukhari Syarif, Sultan adalah anak yang agak Bandel, namun memiliki semangat yang luar biasa, Ia adalah anak yang cerdas dan mempunyai potensi besar untuk menjadi hafiz atau penghafal Al-Quran. Dia sangat mudah menangkap dan mencerna setiap ayat yang sedang dihafalnya meski surat panjang sekalipun.

Bukhari menambahkan, Sultan begitu antusias untuk belajar menghafal Alquran. Hal ini dibuktikan dengan keinginan bocah yang masih sangat belia tersebut untuk mondok di Mesjid Istiqlal untuk belajar.

“Saya sangat kagum sekaligus terharu, anak sekecil itu punya semangat dan pemikiran jauh ke depan. Ini menjadi semangat kami untuk terus mendidiknya dan siap mewujudkan cita-citanya tersebut,” ujarnya.

Sementara Sultan Irsiad, saat ditanya cita-citanya jika sudah besar nanti, dengan polos menjawab ingin menjadi ustadz atau kyai untuk mengajarkan Syiar Islam di kampung halamannya.

“ Nanti kalau sudah besar aku ingin jadi ustad atau kyai dan bisa mengajarkan hal ini kepada orang lain,” ujar Sultan Polos. (rafael l pura)

Berikan Komentar Anda.