Home Daerah SKPD Harus Proaktif Atasi Bencana

SKPD Harus Proaktif Atasi Bencana

743
0
SHARE
Foto : Eman Henuk

OELAMASI, Terasntt.com — Minimnya curah hujan tahun ini akan berdampak pada bencana kekeringan. Setiap SPKD teknis diharuskan proaktif dalam upaya penanggulangannya.

Demikian kata Bupati Kupang, Ayub Titu Eki dalam sambutannya yang dibacakan asisten I, Setda Kabupaten Kupang, John Lakapu pada pembukaan rapat koordinasi (Rakor) penanggulangan bencana di Gedung Kebaktian GMIT Kasih Karunia Oesao Klasis Kupang Timur, Rabu (20/4/2016).
Menurutnya, masalah kekeringan perlu disikapi oleh semua SKPD di Kabupaten Kupang, karena sebagian besar wilayah Kabupaten Kupang mengalaminya dan untuk itu diperlukan langkah-langkah antisipasi seperti pengadaan air bersih dan lainnya.

Ia mengatakan, masalah lain yang akan timbul adalah kekurangan pangan, sehingga sangat perlu perhatian serius dari SKPD terkait yang dikoordinasikan oleh BPBD Kabupaten Kupang.
” Kita Pemkab Kupang mengharapkan perhatian serius dari setiap SKPD teknis lewat koordinasi BPBD. Ada 2 hal terburuk yang dialami masyarakat Kabupaten Kupang yakni kekurangan air bersih dan bahan pangan,” ujarnya.
Lakapu menegaskan masalah Kekeringan mengakibatkan bencana dan juga rusaknya lingkungan, sehingga perlu diteruskan program tanam paksa dan paksa tanam agar lingkungan tetap dipelihara secara baik.

Selain itu pembangunan harus memperhatikan dampak lingkungan, karena itu harus ada upaya pemeliharaan lingkungan oleh masyarakat guna melesetarikan sumber air yang ada. Setiap SKPD harus melakukan aksi nyata untuk mengambil langkah yang tepat untuk mengantisipasi kekurangan air bersih dan pangan dari dampak kekeringan.
” Ada 2 hal terburuk yang diakibatkan oleh kekeringan yaitu kekurangan air bersih dan bahan pangan. Program tanam dan paksa paksa tanam Pemkab Kupang harus terus digalakan. Dan setiap SKPD teknis harus punya aksi nyata di lapangan karena masalah bencana kekeringan menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Sementara ketua panitia, Ayub Hilli dalam laporannya mengatakan, ada 4 tujuan yang hendak dicapai melalui kegiatan Rokor tersebut.

” Ada 4 tujuan penting yang akan kita capai melalui kegiatan ini, yakni kita semua akan memiliki persepsi yang sama mengenai penyelenggaraan penanggulangan bencana di Kabupaten Kupang. Kita menyadari peran dan fungsi masing-masing dalam menangani bencana. kita membuat komitmen sesuai peran dan fungsi terutama pada situasi tanggap darurat. Dan kita menyepakati bersama tugas dan fungsi forum pengurangan resiko bencana di Kabupaten Kupang,” katanya.

Rakor ini dikuti oleh sejumlah SKPD terkait, LSM peduli bencana dan pemerhati lingkungan seperti CIS Timor dan Care International Kupang dan pihak TNI/Polri serta Basarnas. (man)

Berikan Komentar Anda.