Home Ekbis Sewa Los Pasar Oeba Bermasalah, Komisi II Siap Gelar RDP

Sewa Los Pasar Oeba Bermasalah, Komisi II Siap Gelar RDP

733
0
SHARE

KUPANG, Terasntt.com — Komisi II DPRD Kota Kupang meninjau Pasar Oeba untuk melihat langsung pengelolaan los pasar yang baru diserahterimakan, Kamis (23/3/2017). Ada keluhan pedagang, bahwa proses sewa los pasar itu tidak transparan dan bermasalah.

Menyikapi hal tersebut, Komisi II DPRD Kota Kupang segera  menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama PD Pasar dan instansi terkait serta para pedagang penerima manfaat.

Kunjungan kerja tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi II Melkianus Asanab bersama wakil ketua Jabir Marola dan Sekretaris komisi Amirudin La Oda serta anggota, Melkianus Balle, Jemari Yoseph Dogon, Agnes B.De Han, Muhamad Kadavi Gudban.

Sementara pihak pemerintah di hadiri Kadisperindag, Yerry Padji Kana bersama beberapa Kabid dan Direktur PD Pasar, Alex Lende Bayo bersama Direktur pemasaran.

Dalam itu, para pedagang yang ditemui anggota komisi II mengaku selama ini, ada praktek pungutan liar (Pungli) dengan sistem sewa di atas sewa. Ada dua los disewakan satu orang dengan harga standar, lalu disewakan lagi kepada pihak ketiga dengan harga yang lebih mahal.

Pedagang itu mengatakan, bahwa dirinya bersama seorang temannya mengontrak tempat tersebut per tahun senilai Rp 10 juta. Waktu kontrak selama tiga tahun, namun karena adanya sistem sewa di atas sewa tersebut, makan mereka menjadi korban.

“Ada dua tempat dalam los tersebut¬† dimemiliki satu orang. Namun di sewakan lagi kepada orang lain. Saya bersama teman saya mengontrak tempat jualan dari Haji Usman sebesar Rp 10 juta pertahun selama tiga tahun, namun rupanya kami menjadi korban karena tidak mendapat jatah,” katanya.

Selain itu, Gabriel Kaho pedagang yang membuka jualan persis di depan los pasar itu mengaku kecewa karena aset negara bisa diperjualbelikan oleh oknum pedagang tertentu.

” Jika seperti, saya juga bisa menyewa beberapa los untuk disewakan kembali dengan harga yang lebih tinggi,” katanya.

Menanggapi hal tersebut Kadis Prindag Kota Kupang, Yerry Padji Kana mengusulkan, agar permasalahan tersebut sebaiknya diselesakan pada saat Rapat Dengar Pendapat (RDT). Sehingga semua keluhan tersebut bisa diselesaikan dengan terhormat dan bermartabat.

Terkait usulan tersebut, Melkianus Asanab mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan mengagendakan RDT, agar semua persolan tersebut bisa diselesaikan dengan baik.

Ia mengaku, dugaan kuat proses penempatan para  pedagang pada los pasar Oeba terjadi adanya sistem sewa di atas sewa, sesuai pantauan komisi.

” Dalam pantauan tadi, kami menemukan banyak kejanggalan, maka kami akan mengelar RDP untuk menyatuhkan presepsi dan mancari solusi terkait penempatan pedagang pada los pasar Oeba, karena diduga dalam proses penempatan pedagang pada ke 12 los terjadi sistem sewa di atas sewa ,” kata Asanab.(raf)

Berikan Komentar Anda.