oleh

Satu Pelaku Perjalanan Positif Covid-19, Pemda Lembata Ambil Langkah Tegas

Bupati Lembata, Eliazer Yentji Sunur/ foto istw

Lewoleba,teras-ntt.com — Perjuangan panjang agar Pemda Lembata agar daerah itu bebas dari virus corona tak mempan. Seorang pelaku perjalanan dari Makasar asal Babokerong, Kecamatan Nagawutun terkonfirmasi positif covid-19.

Berdasarkan hasil update Infografis percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sabtu (18/06/2020) ini, Pemerintah Kabupaten Lembata mengambil langkah tegas.

Usai mendapat laporan tersebut, Bupati  Lembata Eliaser Yentji Sunur yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19, menginstrusikan Sekda Paskalis Tapobali selaku ketua pelaksana tim gugus tugas
segera menutup akses keluar masuk Desa Babokerong selama 3 hari terhitung sejak hari ini Minggu 19 – 21 Juli 2020. Juga seluruh masyarakat setempat dilarang bepergian atau keluar desa serta warga dari luar yang hendak masuk ke desa tersebut.

Bupati juga meminta tim Surveillance melakukan tracing kontak terhadap pihak-pihak yang pernah berinteraksi dengan pasien. Pelaksanan tracing dilakukan sejak hari Minggu dan melaporkan hasilnya kepada bupati selaku etua gugus tugas.

Dan memastikan yang bersangkutan/P1 diisolasi mandiri selama lebih kurang 14 hari sejak diumumkan hasil swab secara ketat dan tidak diperkenankan pelayanan kesehatan terdekat untuk menghindari penularan lebih jauh.

Sekda Lembata, Paskalis Tapobali

Selain itu juga bupati ingin memastikan adanya pengawasan yang ketat oleh masyarakat/tetangga sekitar, Pemerintah Desa, Gugus Tugas Kecamatan dan Desa, terhadap perilaku yang bersangkutan/P1, agar mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

Yentji Sunur menegaskan, jika dalam pemantauan dan pengawasan, terdapat gejala atau indikasi negatif, segera merujuk yang bersangkutan/P1 ke Rumah Sakit. Dan segera melaporkan perkembangan lapangan kepadanya setiap harinya.(van)

Komentar

Berita Terbaru