by

Satgas Yonarmed 11 Musnahkan 5 Ton Pupuk Selundupan

KEFAMENANU, Terasntt.com —
Tentara Nasional Indonesia (TNI) Satgas Pamtas RI – RDTL Sektor Barat Yonarmed 11 / Kostrad musnahkan 5 ton pupuk bersubsidi jenis urea. Pupuk tersebut berhasil digagalkan saat diselundupkan ke Timor Leste pada tanggal 14 Januari 2016.

Pemusnahan secara simbolis dangan cara menghancurkan oleh komandan Satgas Letkol Arm Teguh Tri Prihanto Usman, Dandim 1618/TTU, Letkol Inf Yudi Gumilar, bersama perwakilan Polres TTU disaksikan sejumlah toko adat dan aparat desa Noemuti Kecamatan Noemuti serta seluruh prajurit Armed, Rabu, (25/05/2016) siang.

Menurut Prihanto Usman, selain membuktikan bahwa Satuan tugasnya tak ingin berkompromi dengan hal – hal yang melanggar aturan di wilayah perbatasan, juga memberi efek jera bagi oknum yang melakukan penyelundupan.

“Kegiatan hari ini adalah kegiatan pemusnahan hasil penggagalan penyelundupan pupuk pada tanggal 14 Januari 2016 lalu berjumlah 5 ton oleh Satgas Yonamred 11 Kostrad. Kegiatan pemusnahan ini merupakan kebijakan pimpinan kami dari Kodam IX Udayana. Bahwa semua hasil penyelundupan yang ditemukan oleh Satgas harus dimusnahkan di tempat ataupun di Mako sendiri. Tujuannya memberikan pelajaran kepada masyarakat bahwa penyelundupan sekecil apapun, itu tidak dibenarkan karena merugikan diri sendiri dan negara. Juga untuk menghilangkan pandangan pihak tertentu, bahwa selama ini Satgas menggagalkan penyelundupan karena ada upaya itu untuk menghilangkan BB. Kami tidak mau anggapan semacam itu selalu diarahkan ke petugas, terlebih prajurit Armed yang bertugas di perbatasan juga terhadap aparat dari Kodim 1618/TTU dan pihak Kepolisian,” tegas Usman.

Pupuk yang dimusnahkan itu sebanyak 5 ton dengan cara menghancurkan dengan air pada lubang yang berkedalaman 1, 5 meter. Alasanya, jika dibakar aromanya akan mencemari lingkungan sekitar dan mengganggu pernapasan warga sekitarnya.

Saat menggagalkan upaya penyelundupan ke 5 ton pupuk ini hingga pemusnahan di wilayah perbatasan RI -RDTL, Satgas Yonarmed pimiliknya tidak diketahui.

Usman berharap, dengan pemusnahan barang bukti tersebut, bisa memberi efek jera bagi siapapun pelaku penyelundupan, karena kegiatan penyelundupan itu sangat beresiko dan hanya akan mendatangkan kerugian bagi diri sendiri dan negara.(dit)

Baca berita sebelumnya….. https://www.teras-ntt.com/?s=Gagalkan+Penyelundupan+pupuk

Comment

Berita Terbaru