oleh

Salurkan BLT, Ini Pesan Bupati Sunur

Bupati Lembata Eliazer Yentji Sunur menyerahkan BLT secara simbolis untuk masyarakat Ile Ape

Lewoleba, teras-ntt.com — Demi meringankan beban warga terdampak ekonomi akibat merebaknya virus Corona Pemerintah Lembata terus menyalurkan BLT tahap kedua dan ketiga. Bupati Eliaser Yentji Sunur didampingi Ketua TP PKK Yuni Damayanti dan para pimpinan OPD kembali menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahap II dan III secara simbolis kepada empat desa di wilayah Kecamatan Ile Ape, yakni Beutaran, Dulitukan, Desa Tagawiti dan Desa Palilolon di Aula Kantor Desa Kolipadan,” Sabtu (20/6/2020).

Pada kesempatan ini, Bupati Sunur berpesan kepada para kepala desa agar mulai menyimpan dan menganggarkan dan dana desa untuk penanganan covid-19 jangan hanya 3 bulan sampai 6 bulan.

” Sambil menunggu edaran dari Menteri Desa untuk tiga bulan kedepan terhitung dari bulan Juli, memang dananya tidak Rp 600 ribu lagi tetapi menjadi Rp 300 ribu, namun jangan mendoakan supaya covid ini panjang sehingga dapat uang terus dan di desa tidak bisa bangun apa-apa untuk tahun ini, uang yang ada bukan untuk di simpan tetapi untuk di belanjakan maksudnya membantu masyarakat,” katanya.

Menurutnya jika sektor – sektor usaha mengalami kesulitan, nah itu di pake untuk mensubsidi supaya bisa berjalan. ” Di sini saya harap mereka bisa mendapatkan hak yang sesuai. Maksudnya aktivitas ekonomi terus berjalan dalam masa pandemi Covid makanya saya berharap gunakan uang ini sebaik – baik mungkin. Bulan juni ini belum tentu karena masih menunggu edaran yang belum juga sampai ke kita. Secara teknis belum sampai ke kita,” ujarnya.

Sunur mengatakan virus ini tidak ada obatnya jadi jangan anggap enteng. ” Jika kalau covid masuk dalam satu minggu kita mati semua. Jadi jangan anggap enteng, kita sudah memperketat semua dengan adanya edaran gubernur suruh membuka seluruh aksebiliti/aksebilitas,” ujarnya.

” Kita sekarang tidak lakukan karantina terpusat jadi ini tolong di jaga, masyarakat harus meningkatkan kesadaran, virus ini hanya bisa di lawan dengan kesadaran. Kalau orang datang tanpa covid kita hanya nonton saja. Kita cendrung memikirkan diri sendiri dari pada memikirkan orang lain. Karena merasa diri kuat, sehat dia bilang dia tidak apa – apa,” lanjutnya.

Untuk itu Sunur meminta agar masyarakat selalu memperhatikan protokol kesehata dengan jaga jarak, pake masker selalu. ” Memang kita belum terbiasa. Itu yang saya bilang ini tingkatkan kesadaran kita. Siapa yang mengawasi kita, tapi tetap dengan cuci tangan dan jaga jarak. Sekarang kita menguatkan pengawasan dan pengendalian yang di sarankan pemerintahan. Kita uji coba sampai dengan kemarin sudah 10 orang reaktif rapid test,” tandasnya.

Pada kesempatan yang sama Camat Ile Ape, Stanislaus Kebesa mengatakan, penyaluran BLT untuk kecamatan Ile Ape dengan Pagu Dana Desa Sebelum di revisi Rp.14.130.191.000.00 untuk 17 Desa dan setelah di revisi menjadi Rp.14.119.384.000.00, sedangkan Pagu Dana Desa untuk penanganan Covid untuk 17 Desa berjumlah Rp.1.150.112.000.00, Pagu Dana Desa untuk BLT tiga tahap secara keselurahan 4.179.945.250.00 total Pagu Dana Desa untuk BLT yang di rencanakan sebesar Rp 3.355.200.000,00 dari tiga Miliar lebih itu untuk tahap satu juga kita salurkan untuk 17 desa 100% dengan penyerapan 1.195.200.000,00 untuk 240 KK di tahap I dan untuk tahap ke II setelah di lakukan penyesuaian keputusan kepala desa dan keputusan Camat maka penyaluran tahap II 1.941 KK yang sudah di realisasi sebanyak 681 KK terdiri dari 8 Desa sehingga hari ini penyaluran untuk tahap 2 sisa 9 Desa yang akan di lakukan sebentar secara simbolis.

Bupati Lembata Eliazer Yentji Sunur menyerahkan BLT secara simbolis untuk masyarakat Ile Ape

Sementara untuk tahap ke III setelah di lakukan penyesuaian maka rencana penyaluran 1.936 KK dan sudah terealisasi 115 KK untuk satu Desa yaitu Desa Watodiri,Desa Watodiri menjadi Desa pertama untuk penyaluran 100% 3 bulan dan hari ini mohon ijin Bapak Bupati boleh menyerahkan secara simbolis 16 Desa untuk Tahap III dan 9 Desa Untuk Tahap II semuanya bisa di lakukan hari ini.

Stanis juga mengatakan bahwa untuk posko covid-19,17 Desa masih tetap walaupun bergeser ke tengah kampung tetap di posko desa masih tetap jalan,jumlah relawan covid-19 untuk 17 Desa kami ada 961 orang,dengan Laki-laki 639 perempuan 312 orang. Selanjutnya terkait dengan ibadah di Ile Ape ada 7 masjid sudah menjalankan ibadah berjemaah.(van)

Komentar

Berita Terbaru