Home Ekbis Richardo Terik : Penerima Program Lantainisasi Diverifikasi Ulang

Richardo Terik : Penerima Program Lantainisasi Diverifikasi Ulang

593
0
SHARE
Foto : Rafael L. Pura

KUPANG, Terasntt.com — Lurah Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Richardo Therik, meminta agar para penerima Program Latainisasi diverifikasi ulang. Hal ini untuk menghindari Pendobelan penerima.

” Jumlah bantuan tersebut cukup besar, mencapai angka Rp 10 juta. Untuk menghindari pendobelan nama perlu diverifikasi ulang dengan melibatkan ketua RT yang ada di kelurahan,” tegas Terik di ruang kerjanya, Kamis (6/7/2017).

Therik mengatakan, keterlibatan Para Ketua RT dalam verifikasi tersebut penting, karena mereka yang paling mengetahui keadaan warga, Apakah Ia memang layak menerima bantuan itu atau sebaliknya.

“ Secara data PKH di Kelurahan Fatululi ada 100 lebih dan yang mendapat bantuan itu ada 20 keluarga, maka itu perlu diverifikasi sehingga bantuan tersebut diberikan pada orang yang pantas dan layak. Bisa saja dari 20 orang penerima bantuan lantainisasi ini yang sudah pernah mendapatkan pada tahun kemarin lalu di tahun ini dapat lagi,” ujar Therik.

Ia mengatakan, dalam verifikasi tersebut pasti akan dilakukan cross chek lapangan untuk memastikan kelayakan penerima menyangkut semua aspek, diantaranya kondisi rumah serta identitas tanah.

Takutnya Lanjut Therik, nama yang tertera untuk mendapatkan bantuan tersebut memiliki identitas tanah yang tidak jelas (tidak memiliki sertifikat).

” Takutnya seperti itu, kalau tidak memiliki identitas tanah yang jelas, dan suatu waktu bermasalah, maka bantuan itu akan menjadi sia-sia,” tegasnya.

Oleh karena itu, ia kembali menegaskan bahwa Penentu program keluarga harapan (PKH) dalam menerima bantuan lantainisasi tersebut harus diketahui oleh pihak kelurahan.

“ Dalam penentuan keluarga penerima bantuan lantainisasi tidak boleh dintentukan secara sepihak dengan data dari statistik, tapi harus berkoordinasi dengan pihak kelurahan sehingga bantuan tersebut tepat sasaran dan jelas,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, Feliksberto Amaral yang dikonfirmasi mengatakan, perihal yang dikatakan pihak kelurahan tersebut benar adanya. Karena nama penerima bukan ditentukan dari Dinas namun dari pusat. Untuk itu perlu dilakukan verifikasi ulang ditingkat kelurahan.

“ Apa yang disampaikan oleh lurah Fatululi sangatlah benar dan itu perlu di dukung, karena kondisi dan keadaan warga itu yang mengetahui secara jelas adalah pak lurah dan RT,” ujar Amaral.(raf)

Berikan Komentar Anda.