by

Ribuan PTT Belum Dapat Honor, Pemkot Evaluasi Kinerja

Kupang, Terasntt.com — Sebanyak 1668 Tenaga Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkup Pemerintah Kota Kupang belum mendapat honor. Pemerintah masih mengevaluasi kinerja para PPT ini.

” Honor PTT belum dibayar karena pemerintah masih mengevaluasi kinerja dari para mereka,” kata Kepala BKD kota Kupang,  Daud Djira kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (6/2/2018).

Djirah, mengaku bahwa masalah honor sebenarnya bukan menjadi kewenangan pihak BKD, hanya saja, terkait terlambatnya pembayaran honor buat PTT, disebabkan pemerintah masih melakukan evaluasi tenaga kinerja dari PTT.

Menurutnya,  penilaian kinerja bagi PTT dilakukan langsung oleh Kepala Dinas, Badan maupun bagian yang berada di Setda. Dan dari sejumlah dinas,  badan dan bagian  yang sudah melakukan penilaian telah memasukan laporan sebelum dirampung dan diserahkan kepada BKD, kemudian akan diteruskan kepada pimpinan, untuk diambil tindakan apakah, para PTT yang kinerjanya buruk akan diteruskan masa kerjanya atau tidak.

“Memang dari laporan yang masuk dari beberapa dinas, badan, dan bagian, cukup banyak PTT yang kinerjanya jauh dari kata memuaskan. Hanya saja saya tidak bisa menyebutkan jumlahnya. Sebab masih banyak dinas yang belum memasukan penialain mereka terhadap kinerja PTT, sehingga kita akan menunggu beberapa hari kedepan,” ujarnya.

Ketika disinggung apakah PTT yang kinerjanya buruk bisa langsung diberhentikan, Djirah megaku bahwa dirinya belum bisa memastikan apakah PTT yang kinerjanya buruk langsung diberhentika, sebab yang mempunyai kewenangan untuk memberhentikan tenaga PTT, adalah kepala daerah.

“Saya tidak bisa memastikan apakah mereka langsung diberhentikan atau tidak, karena itu kewenangan kepala daerah. Bisa saja mereka diberhentikan atau mereka dipindahkan ke Dinas Kebersihan yang mempunyai beban kerja yang sangat tinggi. Apalagi pemerintah berencana menambah tenaga pada dinas kebersihan, sehingga mereka yang malas-malasan pada dinas, bagian, dan badan, bisa saja dipindahka ke dinas Kebersihan,” katanya. (raf)

Comment

Berita Terbaru