Home Hukrim Pura – Pura Sewa Motor, Pelaku Curanmor ini Kabur

Pura – Pura Sewa Motor, Pelaku Curanmor ini Kabur

1339
0
SHARE

KUPANG, Terasntt.com — Benyamin Asbanu (45) alias Bento warga Pasar Inpres Naikoten Kupang spesialis pencuri sepeda motor (Curanmor) itu kabur hingga diringkus warga Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Jumat (31/3/2017). Ia pura – pura menyewa sepeda motor Honda Revo milik Yeremias Tanae, warga Tuak Daun Merah (TDM) II Kecamatan Oebobo, Kota Kupang dengan alasan menjemput orang di RSU Kupang beberapa jam sebelum ditangkap.

Kepada wartawan, Yeremias mengaku bahwa, awal kejadian pelaku yang tidak dikenal itu mendatanginya dan menyewa motor untuk menjemput orang di RSU W.Z Johannes Kupang namun karena curiga, ia besama temannya membuntuti dari belakang menggunakan sepeda motor lain.

Dari TDM pelaku menuju Oebobo lalu belok menuju Oeba dan selanjutnya melintasi Jalan Timor Raya hingga ditangkap di Noelbaki.

” Awalnya dia (Pelaku) pura-pura sewa motor saya untuk menjemput  orang di Rumah Sakit Umum Kupang. Tiba – tiba terus teman saya tanya kamu kenal dia dan saya kaget karena tida perna kenal. Kami curiga langsung kejar dari belakang, dia melintasi di depan SMAN 1 lalu belok ke kanan di samping SMPN 2 Kupang dan mengisi bensin di Oeba selanjutnya dia lari ke arah Timur hingga terus ke Noelbaki,” katanya.

Setelah itu korban berkoordinasi dengan warga menangkap pelaku dan berhasil diamankan di Polsek Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

Kasat reskrim Polres Kupang, Ebeth Amalo, saat ditemui di Polsek setempat mengatakan, bahwa Pelaku dikenakan Pasal 362 dan Pasal 365 KUHP dengan ancaman lebih dari 5 tahun penjara karena melakukan pencurian biasa dan Pencurian dengan kekerasan.

” Pasal 362 dan Pasal 365 karena melakukan pencurian dengan kekerasan dengan tuntutan lebih dari 5 Tahun Penjara karena sering membawa senjata tajam,” Ujar Amallo.

Ia menambahkan, bahwa pelaku dalam menjalankan aksinya dengan modus sewa atau ojek motor dan mengancam korban dengan senjata tajam.

Amllo, juga menduga pelaku merupakan bagian dari sindikat besar pencurian sepeda motor. Dan hasil curiannya dijual ke penadah inisial “A” di Atambua dengan harga bervariasi dan selanjutnya dijual ke perbatasan RI – RDTL.

Hingga berita ini diturunkan, Polres Kupang masih melakukan pengembangan terhadap kasus pencurian sepeda motor yang cukup marak saat ini.(yub)

Berikan Komentar Anda.