Home Daerah Proyek Jembatan Kembar Liliba, 7 Bangunan Dibongkar Pol PP

Proyek Jembatan Kembar Liliba, 7 Bangunan Dibongkar Pol PP

1293
0
SHARE
Foto : Herman Henuk

KUPANG, Terasntt.com — Dalam rangka menata wajah kota dan arus lalulintas dalam Kota Kupang, segera dibangun Jembatan Kembar Liliba. Untuk membebaskan lahan proyek dimaksud pemerintah kota melalui Satpol PP membongkat 7 bangunan milik warga ada di lokasi pembangunan persisnya di ujung Timur Jembatan Liliba, Kamis (12/5/2016), pukul 9.30 wita.

Kurang – lebih 100 personil Pol PP yang dipimpinan langsung Kasat Pol PP Kota Kupang, Thomas Dagang membongkar ketujuh bangunan itu tanpa hambatan. Tak satupun pemilik yang melakukan perlawanan.

Proses pembongkaran ini disaksikan warga setempat dan juga Lurah Liliba Amsy Yolah bersama staf.

Thomas Dagang menjelaskan, bahwa penertiban bangunan itu dilaksanakan sebagai bentuk keamanan serta relokasi para pemilik kios dan warung makan
Karena melanggar aturan, membangun diatas tanah milik pemerintah kota (Pemkot) ijin, sehingga terpaksa dilakukan upaya penertiban untuk merelokasi ke 12 KK pemilik bangunan itu.
” Kalau di biarkan maka mereka tak akan pernah mau pindah, tanah ini milik Pemkot Kupang berarti tidak boleh ada yang membangun di lokasi ini, langkah penertiban ini juga sekaligus untuk mengosongkan lokasi ini untuk perencanaan pembangunan Jembatan Kembar Liliba sehingga kita harus bersikap tegas,” tegas Dagang.
Dagang menegaskan posisi ketujuh bangunan tersebut juga sangat rawan karena persis dibawa jaringan listrik bertegangan tinggi.

” Letak bangunan ini sudah jelas tidak menjamin keamanan karena ada jaringan listrik yang berdaya tegangan tinggi. Demi amannya kita bongkar semuanya saja,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Amsy Yolah mengatakan, langkah teguran secara lisan maupun tertulis dari RT setempat dan Pemkel Liliba sudah dilakukan beberapa kali, namun tidak diindahkan pemilik bangunan.

” Kami lakukan langkah teguran berulang kali namun mereka tidak gubris, bahkan tetap menjalankan usaha dan tinggal di tempat ini. Jika ada yang berkeberatan karena diklaim lahan mereka maka harus menunjukan bukti kepemilikan tanah secara resmi,” katanya.
Akhirnya, lanjut Yolah Ia meminta pihak Pol PP Kota Kupang dan aparat keamanan untuk membantu pihak Kelurahan Liliba melakukan eksekusi penertiban lahan dan bangunan tersebut.
” Kami berkoordinasi dengan pihak Pol PP Kota Kupang dan aparat keamanan lainnya untuk melakukan eksekusi penertiban lahan dan bangunan di tempat ini. Rencananya besok (hari ini-red) Jumad bersih, kami akan lakukan kerja bakti untuk membersihkan lahan dan bangunan yang sudah dirobohkan ini,” tegasnya.(her)

Berikan Komentar Anda.