by

Polisi tangkap remaja putri pembuang bayi ke sungai

Merdeka.com – Polisi menangkap Nu (16), remaja putri yang tinggal di Sebulu, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Gadis di bawah umur itu diduga membuang bayi laki-laki yang baru dilahirkannya, ke Sungai Sebulu. Jasad bayi lahir prematur itu ditemukan mengambang di sungai pada Senin (13/6).

Nu ditangkap di rumahnya sekitar pukul 12.00 WITA. “Nu diduga sebagai pembunuh bayi laki-laki yang ditemukan mengambang di sungai,” kata Kapolsek Sebulu AKP Zainal Arifin kepada wartawan, Jumat (17/6).

Kepada penyidik, Nu mengaku melahirkan bayinya pada 11 Juni 2016 lalu sekitar pukul 18.30 WITA.

“Awalnya, dia mau buang air besar di WC belakang rumahnya. Mendadak dia melahirkan bayinya di WC, dan mengeluarkan bayi laki-laki,” ujar Zainal.

“Karena rumahnya adalah rumah panggung, yang di bawahnya adalah anak sungai Sebulu, maka bayi yang dia lahirkan itu, dia buang ke sungai Sebulu, yang juga anak sungai Mahakam,” ungkap Zainal.

Polisi mengaku tidak kesulitan membongkar tabir pembuang bayi laki-laki malang itu. Pascatemuan bayi mengambang 13 Juni 2016 lalu, berdasarkan penyelidikan dan keterangan masyarakat sekitar, akhirnya polisi mengamankan Nu.

“Saudari Nu, sudah tidak haid sejak Desember 2015 lalu. Jadi, diperkirakan bayi itu berusia 7 bulan hingga akhirnya dia lahirkan,” terang Zainal.

“Dia (Nu) masih kita periksa intensif. Kita dalami motif dia membuang bayinya sendiri, setelah dia lahirkan dari rahimnya itu,” demikian Zainal.

Diketahui, bayi laki-laki menyerupai boneka itu, ditemukan warga Sebulu, saat akan buang hajat di sungai. Warga dikejutkan dengan adanya bayi mengapung di atas sungai. Temuan itu, akhirnya terdengar di kepolisian. Dalam proses evakuasi, bayi itu dibawa ke RSUD AM Parikesit Tenggarong, Kutai Kartanegara, untuk dilakukan visum medis.
[noe]

Comment

Berita Terbaru