by

Pokja PKK Oeba Daur Ulang Sampah Jadi Aneka Pernak – Pernik

KUPANG, Terasntt.com — Pemerintah Kelurahan Oeba, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang terus berupaya meningkatkan ekonomi warganya dengan membentuk kelompok kerja (Pokja) Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Melalui Pokja IV PKK Kelurahan Oeba menggelar pelatihan daur ulang sampah menjadi pernak – pernik yang memiliki nilai seni.

” Kegiatan ini dilakukan sebagai wujud pembinaan ketrampilan dan juga memberikan kesempatan bagi ibu-ibu PKK dan dasawisma untuk meningkatkan usaha ekonomi keluarga mereka,” kata Lurah Oeba, Maria Salensi saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (8/6/2016).

Maria Salensi mengatakan, pelatihan pemanfaatkan sampah-sampah bekas agar bernilai ekonomis melalui ketrampilan daur ulang sudah berkembang dengan baik, bahkan dilakukan secara kontineu.

Ia mencontohkan, Selviana Manisa Poy salah seorang warganya mempunyai ketrampilan khusus sebagai tenaga teknis yang sudah mempunyai jaringan usaha yang luas lewat kerajinan daur ulang sampah.

” Mama Selviana sudah dapat mencukupi kebutuhan ekonomi keluarganya lewat ketrampilan daur ulang sampah. Usaha dan jasanya sudah diminati dimana-mana. Dan Ia menjadi motivator bagi Ibu-ibu yang lain di PKK dan dasawisma Kelurahan Oeba, dan kita akan upayakan secara berkelanjutan pelatihan daur ulang sampah. Juga ada pelatihan ketrampilan lain yang kita konsepkan dalam bentuk kegiatan pameran mini dalam rangka perayaan Kemerdekaan RI pada 17 Agustus nanti,” katanya.

Sementara ketua Pokja IV, Ruth Dalle – Da Silva mengatakan, pada prinsipnya pelaksanaan pelatihan daur ulang sampah membuka peluang kreatifitas yang bernilai ekonomis bagi anggota PKK dan dasawisma, sehingga Ia berharap kegiatan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menambah wawasan ketrampilan dan pembekalan teknis ketrampilan membuat aneka kerajinan dari daur ulang.

” Prinsipnya kita memberikan kesempatan kepada ibu-ibu Pkk dan dasawisma untuk melatih diri mereka dengan kegiatan produktif lewat pelatihan-pelatihan kreatifitas sekaligus membuka peluang usaha bagi mereka untuk menambah ekonomi keluarga,” katanya.

Demikia juga dikatakan Selviana Manisa Poy, bahwa ketekunan ketrampilan yang Ia miliki terjadi secara otodidak dengan berbekal kemauan keras untuk berusaha belajar mengembangkan dan usaha daur ulang sampah tersebut.

” Sejak tahun 2004 saya sudah menekuni ketrampilan ini, berawal dari nonoton acara di TV saya belajar sendiri untuk mengembangkan usaha daur ulang sampah dan menghidupi keluarga serta pendidikan anak-anak saya dari hasil usaha ini,” ujarnya.(her)

Comment

Berita Terbaru