oleh

PM Yunani Alexis Tsipras Ungkap Identitas Radikal di Dirinya

Jakarta, CNN Indonesia — Pada malam sebelum pemilihan di bulan Januari lalu, Perdana Menteri Yunani Alexis Tsipras berbicara dengan bangga tentang partainya yang beraliran kiri, Syriza. Partai itu disebutnya menolak ‘mentalitas partai mapan’ dan memberikan ruang bagi pandangan beragam para anggota.

Namun, pekan lalu, Tsipras mengeluarkan anggota dari kabinetnya yang membangkang dan memilih berlawanan dari paket kreditur Eropa, sebagai imbas dari negosiasi dana talangan yang baru, sebagaimana dilansir dari The New York TImes.

Tsipras menegaskan akan memilih anggota baru. Hal itu disampaikannya kepada anggota parlemen Syriza yang memilih tidak setuju dengan paket tersebut dan mengancam untuk melawan rancangan undang-undang yang akan disepakati pada Rabu ini. Tentunya, orang baru itu adalah para pembuat kebijakan yang setia padanya.

Jika pada enam bulan lalu Tsipras masih muda, radikal dan idealis serta berdedikasi untuk melawan kemapanan Yunani dan kebijakan penghematan, dia akan keluar dari pertikaian dengan kreditur Eropa sebagai politisi populer, cerdik dan pragmatis, dengan taruhan kesuksesan kekuasan.

Tsipras (40) mungkin masih menolak untuk memakai dasi namun dia telah bersinergis dengan mayoritas.

Dalam prosesnya, dia telah menyangkal upaya Eropa untuk menjatuhkannya, bahkan saat dia setuju akan agenda yang diterapkan kreditur Eropa padanya.

Saat ini pertanyaannya apakah dia bisa menciptakan sebuah pusat baru dari peta perpolitikan Yunani, di mana satu berfokus bukan pada penghematan tetapi mengatasinya dengan cara progresif.

Sebuah cara yang diharapkan bisa menciptakan keadilan dan harapan bagi sebuah negara yang tampaknya kekurangan keduanya.

Jika dia berhasil, hal tersebut akan menjadi transformasi politik yang luar biasa bagi dirinya dan Yunani.

Beberapa pendukung Syriza terkejut dengan Tsipras yang baru. Tsipras yang fasih dengan rincian paling kecil dari rencana dana talangan. Juga Tsipras yang berargumen bahwa perjanjian mungkin menyertakan beberapa reformasi yang sangat dibutuhkan Yunani.

Dalam percakapan di televisi baru- baru ini, Tsipras berkata bahwa beberapa perubahan pensiun akan dilakukan dengan atau tanpa tuntutan dari kreditur.

“Saya tidak berpikir bahwa itu merupakan kebijakan politis yang progresif untuk membuat orang pensiun pada usia 45 atau 50 tahun,” kata dia.

Aris Chatzistefanou, seorang jurnalis dan pembuat video dokumenter beraliran kiri yang melihat wawancara televisi Tsipras menyimpulkan bahwa Perdana Menteri, dengan wajah bengap karena kurang tidur, telah melupakan masa mudanya. “Itu kami bisa pastikan,” kata dia. “Lelaki dengan kaos Che Guevara, kami kehilangan dia.”

Namun, pihak lain melihat Tsipras menjadi apa yang dibutuhkan negara ini, seorang politikus yang mampu membangun konstituen lebih luas. Hal itu dengan menarik beberapa pemilih tengah, yang putus asa tinggal di zona Euro namun lelah dengan partai politik Yunani yang lama.

Partai-partai lama tersebut dinilai telah gagal mencegah beban dari kebijakan penghematan masa lalu agar tidak jatuh menimpa kalangan miskin.

“Tsipras menunjukkan keuntungan luar biasa sebagai politikus,” kata George Pleios, seorang pakar media dari Universitas Athena. “Dia menunjukkan kemampuannya untuk berbicara tentang reformasi dan keadilan sosial. Ini merupakan sebuah formula yang bisa mengubahnya menjadi seorang pemimpin penting di Yunani.”

Saat ini, Tsipras berjuang keras untuk mencegah keretakan partainya, sebuah grup yang melibatkan semuanya: mereka yang bermain dengan paham ‘Trotskyism’ hingga beberapa perwakilan dari tengah-kiri. Dia juga memberitahu partainya dia butuh mereka berjuang bersamanya.

Analis politik mengatakan partai Syriza selalu menoleransi perbedaan penapat dan bahwa masa ini sangat sulit bagi Tsipras, yang berpikir kritik keras adalah teman baiknya.

Namun, resiko perpecahan partai Syriza sangat nyata sebagaimana Tsipras mempersiapkan negosiasi dengan kreditur Yunani mengenai detail dana talangan. Dana ini merupakan ketiga kalinya bagi Yunani dalam lima tahun belakangan. Dia juga menginginkan keringanan dari pinjaman pemerintahan Yunani.

Pembangkang dari aliran kiri partai, termasuk Yanis Varoufakis, mantan Menteri Keuangannya, tidak menunjukkan tanda-tanda dukungan bagi negosiasi kreditur yang ditolak negara tersebut melalui referendum, beberapa hari sebelum Tsipras menerimanya.

Persoalan dalam partainya bisa diselesaikan dengan pemilihan pada Rabu ini. Pemilihan tersebut akan membicarakan tentang paket legislatif kedua, yang bisa mempercepat perubahan kebijakan dalam perbankan dan memperbaiki sistem keadilan sipil Yunani.

Rasa putus asa di dalam kalangan kiri telah tumbuh dan Tsipras akan menghadapi lebih banyak penolakan atas paket tersebut. Dia bisa berjuang untuk memenangkan dukungan sedikitnya 120 dari 162 perwakilan parlemen dari pemerintahan koalisinya yang minoritas.

Dalam pemilihan atas paket pertama di pertengahan Juli lalu, sebanyak 123 anggota menyetujuinya, termasuk 13 orang dari anggota partai Yunani Independen, partner koalisi Syriza.

Tsipras memutuskan untuk menunda pemilihan atas dua isu penting, pajak baru untuk petani dan perubahan lebih lanjut atas sistem dana pensiun, untuk menghindari perpecahan dalam partai Syriza tidak terkendali, menurut keterangan seorang pejabat yang dekat dengan Tsipras.

Namun, kebijakan tersebut mesti diloloskan, jika Tsipras ingin mengunci paket dana talangan seharga 86 miliar Euro atau sekitar US$95 miliar.

Di negara lain, pemberontakan yang dialami Tsipras dalam partainya sendiri akan meluluhlantakkan legislasi dan pemerintahannya.

Namun, hal itu tidak terjadi di Yunani. Partai oposisi menjamin lulusnya proposal Tsipras pada minggu lalu dan berjanji melakukan hal serupa pada Rabu ini. Meskipun pemimpin oposisi mengkritik Tsipras sebelum pemilihan, mereka berkata tidak akan ada rencana mengumpulkan suara agar pemerintah jatuh.

Para oposisi tidak ingin pemilihan baru karena mereka takut akan berakhir tanpa ujung. Tsipras, tampaknya, merupakan orang terakhir yang berdiri dalam lanskap politik Yunani, tanpa rival di dekatnya.

Survei mengatakan Tsipras tetap menjadi pahlawan bagi banyak warga Yunani meskipun telah melakukan negosiasi di Brussel dengan keputusan yang melanggar setiap janji kampanye yang Tsipras buat. Alasannya, dia telah berani melakukan pertarungan itu dan mengambil tanggung jawab untuk melakukan apapun yang dibutuhkan negara ini agar tidak jatuh di area Euro.

Dia telah mendapatkan suara populer semenjak proposal dana talangan dinegosiasikan pada bulan ini. Hal itu mengindikasikan bahwa dia akan melindungi kepentingan warga biasa dari kepentingan mereka yang berkuasa dan kaya.

Tsipras juga telah mampu menunjukkan prospek dari suntikan dana dan bantuan ekonomi paket jangka pendek dari negara Eropa, yakni membantu menciptakan lapangan pekerjaan.(CNN)

Komentar