oleh

PLN Jangan Paksa Mutasi Meteran ke Prabayar

KUPANG, Terasntt.com — Walikota Kupang, Jonas Salean meminta agar manajemen PLN tidak memaksa pelanggan untuk mutasi meteran pasca bayar ke prabayar. Hal tersebut sesuai dengan penjelesan Menko Maritim dan Dirut PLN Pusat, bahwa mutasi meteran itu tergantung pelanggan.
” Kalau kita ikuti penjelasan Menko Maritim dan Dirut PLN, maka pergantian meteran ke prabayar harus sesuai keinginan pelanggan. Jangan dipkasakan, tetapi di Kota Kupang lain persoalannya. Jangan sampai kebijakan PLN di Kota Kupang beda dengan pusat. Dan jangan sampai rekening pelanggan diblokir agar memasang meteran prabayar,” tegas Salean di sekretariat DPRD Kota Kupang, Selasa (15/9/2015).
Salean mengakui, pemanfaatan listrik prabayar lebih menyulitkan pemerintah terkait pajak penerangan jalan.
” Kalau kita menggunakan meteran prabayar tidak ada yang bisa memonitor. Jadi jangan memaksa masyarakat karena meteran pasca bayar lebih menungtungka,” tegasnya.
Menurut Salean, pemerintah Kota Kupang sudah terlanjur mendukung surat PLN untuk mendukung listrik pintar.
” Saya dukung dan bersurat ke camat-camat untuk informasikan kemasyarakat, ternyata setelah menko maritim dan ESDM mengangkat masalah pulsa dan memang merepotkan kita juga apalagi orang kehabisan pulsa tengah malam tidak bisa diisi. Jadi kita belum siap untuk pakai prabayar dan dipaksakan. Ketua DPR sendiri juga mengeluh pulsa listrik mengalir bisa dua kali lipat,”ujarnya.
Salean mengatakan, target PLN tahun 2016 semua pelanggan PLN sudah menggunakan meteran prabayar tidak bisa dipaksakan.(Eja)

Komentar