by

Peserta Kursus Menjahit Dibekali Modal Usaha

KUPANG, Terasntt.com — Sebanyak 20 warga peserta kursus menjahit yang diselenggarakan Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kota Kupang mendapat modal usaha dan jaminan sosial berupa BPJS. Setiap perserta diberi modal dan juga peralatan jahit yang memadai.

Demikian disampaikan Walikota Kupang, Jonas Salean dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Yerry Padji Kana pada acara penutupan pelatihan dimaksud di Hotel Pelangi, Kupang, Senin (13/6/2016).

Ia menjelaskan, bahwa upaya peningkatan kesejahteraan dan pengurangan angka pengangguran di Kota Kupang terus digalakan Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, agar masyarakat dapat berusaha dan menciptakan usaha ekonomi yang berguna bagi kehidupan keluarga.

” Kita Pemkot Kupang akan terus melakukan upaya peningkatan kesejahteraan dan menekan angka pengangguran, sehingga masyarakat mampu berusaha bagi keluarga dan masyarakat secara umum,” ungkapnya.
Ia menilai hasil kursus menjahit bagi ke 20 peserta tersebut telah memberikan jaminan usaha bagi semua peserta, sebab selain materi penguatan kapasitas para peserta juga diberikan modal usaha serta peralatan menjahit yang memadai.
” Ada jaminan usaha yang diberikan Pemkot Kupang lewat materi, Modal usaha dan peralatan yang memadai,” sebutnya.

Menurutnya, peserta kursus juga telah diproteksi jaminan sosial lewat Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) ketenagakerjaan Kota Kupang.
” Para peserta ini sudah syah menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan sehingga mereka berhak mendapat jaminan sosial kecelakaan kerja dari BPJS ketenagakerjaan,” ucapnya.

Sementara ketua panitia Markus Anin, dalam laporannya menegaskan para peserta diharapkan mampu mengembangkan usahanya karena telah sibekali dengan pengetahuan dan juga modal serta peralatan jahit.

” Mereka semua telah mendapat bekal yang banyak dari instruktur yang mahir dan semua peserta kursus mampu mengembangkan usaha secara maksimal,” tegasnya. (her)

Comment

Berita Terbaru