Home Humaniora Perkokoh Toleransi, PHBI – MTsN Witihama Gelar Halal Bihalal

Perkokoh Toleransi, PHBI – MTsN Witihama Gelar Halal Bihalal

1381
0
SHARE
Foto : Istimewa

ADONARA, Terasntt.com — Umat beragama di NTT umumnya dan Witahama, Adonata, Kabupaten Flores Timur khususnya selalu menjaga dan memupuk toleransi. Panitia Hari – Hari Besar Islam (PHBI) Masjid Besar At-taqwa Witihama bersama MTsN setempat melaksanakan acara halal bihalal bersama umat Katolik dalam rangka meriarayahkan hari raya Idul Fitri 1438H, di Namatukan Witihama Selasa (4/7/2017).

Acara tahunan ini yang melibatkan kaum muslim dengan umat Katolik se Kecamatan Witihama ini sebagai langkah untuk memperkokoh toleransi antar umat beragama.

Acara halal bihalal tersebut dihadiri pula Bupati Flores Timur Anton Hadjon, anggota DPRD Propinsi dan kabupaten, pejabat kementerian agama, camat Witihama dan beberapa tokoh di lingkup pemerintahan kecamatan Witihama serta ribuan umat muslim dan katolik.

Anak – anak hingga lansia memadati alun-alun lun Namatukan Witihama tempat para raja tempo dulu.

Dalam kunjungan perdananya pasca PILKADA Flotim Anton Hadjon mengatakan, dari Witihama misi toleransi di Indonesia mulai tersebar dan Witihama yang menjadi salah satu icon toleransi yang berada di Kabupaten Flores Timur NTT.

” Flores itu artinya bunga, di ujung Flores Timur ada Adonara, Solor, Lembata dan Larantuka yang terbingkai dalam ikatan budaya Lamaholot. Tentang bunga yang bersemi di sebuah taman, bila di tanam hanya satu bunga maka keindahan taman tak terlihat. Taman itu indah bila dihiasi dengan beranekaragam bunga dengan kuntum warna-warninya. Demikian pun dengan dua agama besar yang diyakini umat di wilayah timur pulau Adonara ini, Islam dan Katolik memberikan warna tersendiri dalam mengarungi kebersamaan hidup di lingkungan masyarakat. Toleransi antar umat beragama yang terlihat langsung di Namatukan Witihama sangat indah. Ikatan kebersamaan begitu kuat walau berbeda agama,” tandas Bupati Flotim.

Maskimus Masan Kian Ketua AGUPENA Flotim, yang juga hadir bersama jajaran pengurus dalam kebersamaan ini, ia menyampaikan Namatukan hari itu jadi saksi bertemunya ribuan umat Islam dan Katolik se Kecamatan Witihama merayakan acara kebersamaan mempererat tali silatuhrami.

” Momentum ini tidak untuk tidak untuk gagah-gagahan atau seremonial belaka, namun kebersamaan ini lahir dari penyatuan hati saling menerima, saling menghargai yang berlangsung berpuluh-puluh tahun sejak Lewo (kampung) ada oleh leluhur,’’ujar Masan Kian.

Ketua PHBI Jamil Demon Sesa, menyampaikan provisiat kepada seluruh jajaran panitia dan seluruh hadirin yang dengan keihklasan memenuhi undangan panitia.

“ Satu harapan pasti, semoga momentum ini terus dilaksanakan di tahun-tahun berikutnya dengan menyempurnakan segala kekurangan yang ada pada saat ini. Tak ada kata indah yang dapat kami ucapkan, hanyalah terimakasih dan mohon maaf bila ada kekurangan dalam pelayanan,” pungkas Jamil.

Acara diakhiri dengan salam-salaman seluruh umat (Islam dan Katolik) dengan pejabat pemerintahan, tokoh agama (pastor paroki dan imam masjid) serta hadirin lainnya.(Agus Bebe Kewa)

Berikan Komentar Anda.