Home Daerah Peran Media Kembali Hidupkan P2TP2A

Peran Media Kembali Hidupkan P2TP2A

1181
0
SHARE
Foto : Merry

ATAMBUA, Terasntt.com — Panitia Pengembangan Sosial Ekonomi (PPSE) dan lembaga Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) terus memperjuangkan hak kaum perempuan dalam kesetaraan gender. Melalui program kesetaraan ini hak perempuan menjadi fokus perjuangan.

Demikian kata koordinator Program Maju Perempuan Indonesia untuk penanggulangan kemiskinan, Mikhael L.S Leu Ape di Atambua,
Kamis (18/8/2016).

Menurutnya, pihak PPSE lewat program maju perempuan, juga mampu mendorong kegiatan tersebut lewat pemberitaan media untuk menghidupkan kembali lembaga Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).
Dengan tujuan agar, perempuan miskin yang ada di desa bisa mengetahui, bagaimana keterlibatannya dalam pembangunan di desa.

Selain itu, lanjut Mikhael PPSE juga telah melakukan kegiatan di wilayah Kabupaten Belu melalui prorgam maju perempuan (mampu) sejak 2014 bahkan sudah menghasilkan salah satu regulasi yang dan telah didorong ke DPRD Kabupaten Belu sebagai perda perlindungan perempuan dengan harapan bisa ditetapkan pada sidang Satu DPRD bulan Agustus.

” Setelah lahirnya perda ini kita akan dorong regulasi Peraturan Bupati tentang perlindungan prempuan yang merujuk pada peraturan desa sekaligus mendorong pemerintahan desa melahirkan regulasi sesuai perda tersebut,” katanya.

Mikhael juga berharap, bahwa lahirnya perda perlindungan perempuan ini mempermuda perencanaan dan penganggaran yang di lakukan di setiap desa hingga kabupaten berprespektif gender dengan melibatkan kaum perempuan dalam pembangunan fisik.

Dan hasil study banding DPRD Belu, bahwa perlu dihidupkan kembali lembaga P2TP2A dan berharap DPRD selalu berpihak kepada kaum perempuan dan memberikan kesempatan untuk membicarakan tentang kepentingan dan hak kaum perempuan.(mer)

Berikan Komentar Anda.