oleh

Penyalur BBM Di Flotim Tidak Taat Standar Keamanan Pengangkutan

Larantuka, teras-ntt.com — Pengusaha Pemegang Surat Keputusan sebagai Sub Penyalur Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur tidak mentaati aturan standarisasi keamanan dan membahayakan masyarakat. Pasalnya, pengangkutan BBM menggunakan kendaraan pick up, kapal laut, dan angkutan umum bersama penumpang yang beberapa kali mengalami kebakaran.  

Saat dikonfirmasi wartawan via WhatsApps Kamis (7/1/2021) Pemilik SPBU Pohon Bao, Linda Monteiro mengatakan, bahwa pengangkutan bahan bakar minyak menggunakan pick up dan kapal laut tersebut, di bawah pengawasan Pemda Flotim Bagian Ekbang. 

” Pengangkutan BBM dengan pick up dan kapal laut di bawah pengawasan Pemda Flotim dalam hal ini bagian Ekbang . Kalau soal Standarisasi ditanyakan langsung ke Kabag Ekbang saja. Saya sebatas menyalurkan kepada  masyarakat melalui pihak yang sudah mendapat surat keputusan (SK) dan rekomendasi sebagai Sub Penyalur BBM,” kata Linda. 

Komentar