Home Daerah Penerima PKH di NTT Bertambah 26.406 Keluarga

Penerima PKH di NTT Bertambah 26.406 Keluarga

683
0
SHARE

KUPANG, Terasntt.com — Jumlah penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tahun 2017 bertambah 26.406 hingga menjadi 227.406 KK. Jumlah tersebut tersebar pada 22 kabupaten/ kota se NTT.

” Jumlah penerima manfaat PKH di NTT tahun 2016 sebanyak 201.000 keluarga dan tahun 2017 bertambah menjadi  227.406 keluarga,” kata Kepala Dinas Sosial NTT, Willem Foni di Kupang, Kamis (2/3/2017).

Menurutnya, dana yang disalurkan untuk penerima manfaat PHK pada tahun lalu sekitar Rp 389 miliar dan tahun ini bertambah menjadi Rp 429 miliar.

Dia mengatakan bantuan tersebut disalurkan secara bertahap per tiga bulan dengan besaran Rp 500.000, per keluarga dan ada pula yang bisa menerima hingga Rp3.600.000 per tahun.

Untuk mengoptimalkan pemanfaatan bantuan PKH tersebut, kata Willem, pemerintah juga menyediakan tenaga pendamping yang bertugas mendorong dan mengedukasi masyarakat penerima.

Jumlah pendamping PKH untuk Nusa Tenggara Timur tahun 2017 sebanyak 903 orang yang tersebar di semua kabupaten/kota.

Willem menyebutkan jumlah pendamping tersebut ditambah pula dengan koordinator wilayah, koordinator kabupaten, operator, sehingga totalnya mencapai 1.014 orang.

” Pendamping – pendamping kita ini seluruhnya sudah mendapat pelatihan di Yogyakarta pada awal tahun,” katanya.

Menurutnya, tugas penamping mendorong keluarga penerima manfaat agar tidak hanya menerima uang namun bisa bertumbuh secara bertahap untuk menjadi keluarga yang lebih mampu secara ekonomi, sosial, dan kesehatan.

Willem berharap, penerima manfaat betul – betul menggunakan kesempatan memperoleh bantuan pemerintah pusat tersebut untuk memperbaiki kualitas hidupnya.

” Meskipun pemerintah memberikan perhatian, tetapi yang sebenarnya yang lebih mampu mendorong untuk memperbaiki kehidupan mereka adalah mereka sendiri,” katanya.

Willem mengatakan bantuan tersebut penting dimanfaatkan penerima sebagai modal untuk mengembangkan sektor usaha produktif yang dimiliki. (raf)

Berikan Komentar Anda.