oleh

Pemukulan Terhadap Wartawan Teras-ntt Di Flotim, Pemred Minta Polisi Segera Proses Hukum

Pemukulan Terhadap Wartawan Teras-ntt Di Flotim, Pemred Minta Polisi Segera Proses Hukum

Kupang, teras-ntt.com — Kriminalisasi terhadap wartawan kembali terjadi di Adonara Flores Timur. Agustinus Lamahoda Wartawan teras-ntt.com diancam oleh kontraktor berisial SD dan dikeroyok para pekerjanya di lokasi proyek Puskesmas Lambunga yang diduga bermasalah, Sabtu (16/1/2020). 

Agustinus yang saat itu tengah menjalankan tugas jurnalis bersama rombongan Komisi C DPRD Flores Timur memantau proyek Puskesmas Lambunga yang diduga bermasalah, yang ditulis korban beberapa hari sebelumnya.

” Jika kontraktor merasa, bahwa berita yang ditulis wartawan sebelumnya tidak benar…. kan ada hak jawab. Itu yang harus digunakan bukan dengan tindakan kekerasan seperti orang tidak beraklak. Saya kutuk keras sikap premanisme seperti ini dan proses hukum harsu berjalan ,” kata Thomas.

” Atas tindakan kekerasan ini sebagai Pemred saya mengutuk keras terhadap oknum kontraktor dan para pekerja yang bertindak brutal terhadap wartawan kami di lapangan. Dan saya juga sudah meminta korban melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian. Untuk itu saya meminta agar aparat penegak hukum dalam hal ini Polisi segera proses kasus ini hingga tuntas. Secara lembaga saya tidak akan membiarkan kasus ini berlalu demi penegakan hukum di Indonesia khususnya di Flores Timur. Dan saya akan maju terus agar kasus yang sama tidak menimpa wartawan lain di kemudian hari,” tegasnya.(Ivan wuran)

Komentar