Home Politik Pemkot Diminta Revisi Perda Non Kapitasi

Pemkot Diminta Revisi Perda Non Kapitasi

632
0
SHARE
Foto : Istimewa

Kupang, Terasntt.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang dari Partai Hanura, Jerry Anthon Pingak mengaku menerima banyak masukan dari masyarakat wilayah Kecamatan Kota Raja ketika melakukan Reses di sejumlah Kelurahan di Kecamatan tersebut.

“Salah satu masukan datang dari pihak Puskesmas Kelurahan Bakunase,” ujarnya kepada Wartawan di Gedung DPRD Kota, Rabu, (24/1/2017)

Dikatakannnya, Berdasarkan hasil penjaringan aspirasi, pihak Puskesmas meminta agar pemerintah Kota Kupang untuk segera melakukan perubahan berupa revisi Peraturan Daerah atau Perda tentang dana Non Kapitasi.

Menurut Jerry Anthon Pingak, pihak Puskesmas Bakunase meminta agar 60 persen pendapatan bulanan Puskesmas yang wajib diserahkan ke daerah setiap bulan, dikurangi menjadi hanya 40 persen.

“Tujuannya adalah agar 60 persen hasil pendapatan Puskesmas dapat dikelola sendiri demi pemenuhan kebutuhan pelayanan bagi masyarakat,” sebut pingak.

Selain itu, masyarakat sebagai pengguna jasa Puskesmas Bakunase juga meminta agar pemerintah dapat memperhatikan seluruh kebutuhan Puskesmas yang berkaitan dengan pelayanan konsumen. Salah satunya adalah pergantian Plafon karena walau baru direhap di tahun 2017, namun kondisi plafon sudah banyak yang rusak.

Pingka mengatakan, Warga juga meminta agar pemerintah lakukan pengadaan Kain Panjang Hangat serta fasilitas pendukung lain bagi Puskesmas Bakunase. Hal itu dikarenakan selama ini banyak pasien yang mengeluh akibat kurangnya Kain dan fasilitas berjalan lain di Puskesmas Bakunase.

Dari pihak Puskesmas, lanjut Pingak, juga meminta pemerintah untuk berkoordinasi dengan BPJS Kupang untuk menempatkan petugas yang selalu siaga di Puskesmas Bakunase. Sebab, dalam sehari Puskesmas tersebut selalu melayani pasien yang mencapai 250 hingga 300 orang pasien.

“Pihak Puskesmas juga berharap agar bisa mendapat tambahan Bidan magang sukarela, demi memenuhi pelayanan kesehatan di Puskesmas bagi masyarakat,” demikian Pingak. (raf)

Berikan Komentar Anda.