oleh

Pemkot Bentuk Pansel Jaring Pejabat Eselon II

KUPANG, Terasntt.com — Dalam rangka menjaring pejabat Eselon II pada lingkup Pemerintah Kota Kupang telah panitia seleksi (Pansel). Pejabat yang memenuhi syarat dan lolos seleksi akan ditempatkan pada SKPD sesuai dengan bidangnya.
Pansel terdiri dari empat orang, yakn dua orang pejabat Pemkot, dua orang akademisi dan satu orang tokoh masyarakat.
Demikian dikatakan Wali Kota Kupang Jonas Salean kepada wartawan di Balai Kota, Selasa (25/8/2015).
Jonas Salean, mengatakan bahwa saat ini ada jabatan eselon II kosong pada Dinas Pemuda dan Olahraga sehingga perlu ada promosi jabatan dari eselon III.
” Untuk itu harus melalui seleksi oleh Pansel. Kita sudah bentuk panitia seleksi yang nantinya menyeleksi pejabat yang layak dipromosikan menduduki jabatan kepala Dispora,” katanya.
Menurut dia, panitia seleksi terdiri dari unsur pemerintah, yakni Sekot, Bernadus Benu dan Asisten II, Djama Mila Meha, unsur perguruan tinggi yakni dari Undana dan Unkris, sedangkan dari unsur tokoh masyarakat, diminta agar melibatkan mantan kepala BKD karena dia cukup paham aturan kepegawaian.
” Saya berharap Pansel sudah mulai bekerja menentukan kriteria dan persyaratan dan melakukan seleksi. Sehingga, dalam bulan Agustus ini proses seleksinya sudah dapat dituntaskan. Agar awal bulan September sudah bisa dilantik,” kata Salean.
Ketika, ditanya soal jabatan lowong di Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota kupang, Salean mengatakan, Kepala Damkar Agus Ririmase sudah mengajukan permohonan pindah karena dipromosikan menduduki jabatan Kepala Bagian Umum di STPDN Jatinangor.
” Saya telah menandatangani surat permohonan pindah kepadanya, sehingga jabatan kepala Damkar saat ini lowong. Dan saya menunjuk asisten I, Yos Rerabeka sebagai pelaksana tugas (plt). Agus Ririmase sudah tak lagi menjabat kepala Kantor Damkar Kota Kupang,” ujarnya.
Pada tempat berbeda Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Daud H Djira mengatakan, Pansel sedang dalam proses pembentukan.
Khusus unsur perguruan tinggi, pihaknya telah bersurat ke Undana dan Unkris untuk menunjuk salah satu akademisi menadi anggota Pansel. Sedangkan untuk unsur tokoh masyarakat, sesuai petunjuk Wali Kota, akan diminta kesediaan mantan kepala BKD mewakili unsur tokoh masyarakat.
Sejauh ini, lanjut Djira, belum ada jawaban dari Undana dan Unkris terkait akademisi yang masuk dalam tim Pansel. Jika nama-nama sudah dikirimkan, maka akan langsung diterbitkan SK oleh Wali Kota.
“Kita sudah siapkan draf SK tim Pansel. Kalau semua nama sudah dimasukkan, maka tinggal diajukan ke Wali Kota untuk ditandatangani,” kata Djira.(riflan)

Komentar