Home Humaniora Pemkab Kupang Bentuk Komda Lansia

Pemkab Kupang Bentuk Komda Lansia

811
0
SHARE
Foto : Istimewa

OELAMASI, Terasntt.com — Ada upaya Pemerintah Provinsi dan kabupaten/ kota melindungi dan memberdayakan masyarakat melalui berbagai program. Pemerintah Kabupaten Kupang bekerjasama dengan Biro Kesejahtraan Rakyat Provinsi NTT membentuk Komisi Daerah (Komda) Lansia untuk memberdayakan masyarakat diusia senja.

Program Komisi Lansia bertujuan agar masyarakat berusia senja tetap berkarya dan produktif dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki daerah setempat.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Kupang, Korinus Masneno saat membuka kegiatan sosialisasi dan advokasi pembentukan Komisi Daerah (Komda) Lansia di Aula Kantor Bupati setempat, Kamis (16/6/2016).

Kegiatan yang dimotori Biro Kesra Prov NTT dan Pemkab Kupang ini Sekretaris I Komda Lansia NTT. Sentianus Medi, Kepala Bagian Kesejahteraan Biro Kesra Provinsi NTT, Sofia Medi, Staf Ahli Bupati Kupang Titus Anin serta sejumlah pimpinan SKPD Lingkup pemkab Kupang.

Masneno, mengatakan pentingnya pembentukan Komisi Daerah Lansia yang disinergikan dengan SKPD teknis sehingga penanganan Lansia di Kabupaten Kupang dapat dilakukan secara baik.

“ Saya mendukung keberadaan Komda Lansia dan diharapkan dapat memberdayakan individu dimasa tuanya untuk tetap terlibat dalam kegiatan positif, terperhatikan dan menjadi berkat bagi masyarakat lain,” katanya.

Sementara Sentianus Medi, menyampaikan, bahwa jumlah Lansia di NTT hingga saat ini mencapai 378.000 jiwa yang perlu diperhatikan.

Lansia sendiri menurut Medi, merupakan individu yang usianya telah melewati 60 tahun. Dan dibagi dalam beberap kategori Lansia, yakni umur 60-an tahun terkategori lansia produktif dan masih bisa berdaya guna, sementara umur 70-80an tahun kategori Lansia madya, umur 80-an tahun keatas merupakan lansia utama.

Terkait kelompok Lansia, lanjutnya dibagi dalam dua kelompok, yakni Lansia potensial yang masih mampu melaksanakan aktifitas kegiatan yang dapat memberikan hasil barang/keuangan.

Sementara Lansia tidak potensial yang sudah tidak dapat melakukan aktifitas secara normal sehingga sangat bergantung kepada orang lain.

Ia berharap Komda Lansia menjadi wadah penanganan individu lanjut usia yang fokus terhadap kehidupan masa tua mulai dari tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota.

“ Pembentukan wadah ini sangat penting dan kiranya mendapat perhatian pemerintah daerah,” Ungkap Medi.

Demikian juga sikatakan, Sofia Medi, bahwa saat ini baru 13 dari 21 kabupaten/kota di NTT yang telah memiliki wadah Komda Lansia.

Melalui Komda Lansia ini, Pimpinan Daerah mulai dari Gubernur di Tingkat Provinsi, Bupati/Walikota di Tingkat Kabupaten/Kota, melakukan pembinaan terhadap pembentukan Komda Lansia dan Pemberdayaan masyarakat dalam penanganan lanjut usia meliputi pemberian pendanaan, bimbingan, supervisi, monitoring dukungan.(*/mas)

Berikan Komentar Anda.