by

Pelelangan Buku Didonasikan untuk Rehab Kapela

Oleh : Maksimus Masan Kian.
Sekretaris PGRI Cabang Flotim juga sekarang menjabat Ketua Agupena Flotim.

(Warna Malam Tahun Baru di Desa Tuwagoetobi) Ada yang beda

 

PADA acara penutupan tahun 2016, dan penyambutan tahun 2017 di Dusun Lewoblolo Desa Tuwagoetobi Kecamatan Witihama Kabupaten Flores Timur, Sabtu 31 Desember 2016. Selain seperti biasanya ada acara hiburan, dan renungan serta ibadat, malam 31 Desember 2016 di dusun kecil ini, diadakan pelelangan buku berjudul “Karyamu….Karya Bersama….tulisan berdua Wento Eliando Wartawan Flores Pos dan Maksimus Masan Kian, Ketua Asosiasi Guru Penulis Indonesia (Agupena) yang juga adalah putra Desa Tuwagoetobi.

Yang unik adalah, hasil pelelangan buku didonasikan untuk rehap Kapela St. Pangkrasius Oringbele Gunung. Bagian dari wilayah administratif Desa Tuwagoetobi. Sebuah bangunan tua yang berlokasi di punggung Gunung Ile Boleng. Selama ini dijadikan sebagai rumah ibadat warga Oringbele, namun kondisi fisik saat ini memprihatinkan.

Kurang lebih empat ratusan warga Dusun Lewoblolo Desa Tuwagoetobi memadati Balai Pertemuan “Puri Ratu”mengikuti rangkaian acara menutup tahun 2016, dan menyongsong tahun baru 2017. Untuk sebuah misi sosial, warga sangat antusias terlibat dalam pelelangan buku yang dipandu oleh Yohanes Rou Boli.

Tawar menawar dari angka Rp.50.000, Rp.100.000 hingga tertinggi mencapai angka Rp.200.000 perbuku, memberi gambaran akan penghargaan kepada penulis atas karya yang dihasilkan. Terlebih karya dalam bentuk buku. Bukan jumlah melainkan dukungan tulus memperlancar kegiatan rehap Kapela St. Pangkrasius, yang saat ini sedang berjalan walau dalam keterbatasan di sana sini akibat lokasi yang terisolir dan sangat sulit untuk dijangkau.

“Saya bangga mendapat ruang apresiasi dari segenap warga yang bisa berpartisipasi bersama, menjalankan misi sosial membantu warga yang membutuhkan uluran tangan semua kita yang peduli. Ini bagian dari hadiah akhir tahun yang indah kepada sesama saudara yang membutuhkan. Diharapkan uang hasil pelelangan buku dapat bermanfaat untuk membantu kelancaran rehap kapela yang memang saat ini menjadi kenutuhan yang mendesak bagi Umat Oringbele gunung. Membeli buku kami, adalah bagian dari dukungan positif kepada kami menghasilkan karya karya berikutnnya. Saya sungguh yakin, dengan pemanfaatan hasil penjualan buku untuk sasaran yang tepat dan mulia, akan menjadi menjadi modal besar penciptaan karya – karya baru dari kami,”kata Maksi.

Alexander Muli Boli Ketua Dewan Stasi St. Pangkrasius tak mengira ada selipan acara pelelangan buku dan hasil penjualan didonasikan untuk rehap kapela.” Saya tidak menyangka ada selipan acara pelelangan buku dimalam tutup tahun dan penyambutan tahun baru. Lebih heran dan kaget lagi yakni, kami tidak menduga hasil dari pelelangan didonasikan untuk rehap Kapela St. Pangkrasius. Ini kejutan yang mengembirakan. Bagi kami, ini adalah sebuah terobosan cerdas dan memiliki nilai sosial yang tinggi dalam konteks saling membantu. Memang Kapela yang kami gunakan selama ini, bersama sedikitnga 60an warga Oringbele sudah saatnya direhap. Atap yang sudah bocor, lantai yang sudah pecah – pecah, dinding bangunan yang sudah uzur mendorong kami kurang lebih 3 bulan terakhir ini mencari dana. Malam ini, kami merasa sangat bangga dan mewakili segenap umat di stasi St. Pangkrasius menyampaikan terima kasih kepada segenap komponen yang berniat baik membantu kami. Ini kado akhir tahun yang sangat berkesan untuk kami,”kata Alexander.

Hadir pada kesempatan itu, Kepala Desa Tuwagoetobi Audaktus Lawe Ama, Kepala Dusun Lewoblolon James Lebu Raya, Tokoh Adat, Ketua Suku, Tokoh Agama dan segenap warga dusun Lewoblolon.(*)

Comment

Berita Terbaru