by

PDIP Umumkan Dukungan ke Jokowi di Pilpres 2019 Tahun Depan

Jakarta, Terasntt.com — Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyatakan tidak akan buru-buru mendeklarasikan dukungan kepada Joko Widodo untuk kembali maju sebagai bakal calon presiden pada Pemilu 2019.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, berdasarkan hasil kongres partai, penetapan bakal calon presiden dan calon wakil presiden merupakan hak prerogatif Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

“Dari sisi tahapannya, kalau tidak salah akan ditetapkan pada bulan Oktober 2018. Sehingga kami masih punya waktu agar ketika partai memberi dukungan, senapas apa yang dikehendaki rakyat,” kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Minggu (13/8).

Menurut Hasto, PDIP tidak akan melangkahi tahapan yang telah ditentukan. Sebab, saat ini skala prioritas bagi PDIP bukan sebatas deklarasi dukungan untuk pencalonan.

“Bagi kami dukungan yang lebih penting adalah memberikan dukungan yang lebih efektif agar kepemimpinan Pak Jokowi memberi perubahan kepada rakyat Indonesia,” kata dia.

Hasto menjelaskan, dalam tradisi di PDIP, Megawati selaku ketua umum selalu memberikan kesempatan kedua bagi kadernya yang memimpin di pemerintahan untuk menjabat kedua kalinya.

Apalagi, kata dia, kader yang memimpin tersebut memenuhi syarat utama pencalonan yaitu kepemimpinan yang membumikan Pancasila dan meletakkan masa depan yang lebih baik bagi Indonesia.

“Ada saatnya bagi kami untuk berbicara terhadap pencalonan tersebut. Kami tidak ingin membawa suasana pilpres terlalu di depan yang membuat suasana politik, persaingan yang tidak perlu,” ujarnya.

Hingga saat ini, dukungan terus mengalir dari partai politik kepada Jokowi untuk maju kembali dalam Pilpres 2019. Diawali oleh Golkar lewat Rapimnas 28 Juli 2016, sejumlah partai politik lainnya juga turut memberi dukungan kepada mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Enam parpol yang mendukung Jokowi mencalonkan diri kembali menjadi presiden yakni Partai Golkar, Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Sementara Partai Persatuan Indonesia (Perindo) yang dipimpin Hary Tanoesoedibjo baru akan mengumumkan dukungan kepada Jokowi saat rapat pimpinan nasional Desember mendatang. (cnn/pmg/sur)

Comment

Berita Terbaru