Home Ekbis PDAM Kota : Air Asal BLUD – SPAM Keruh

PDAM Kota : Air Asal BLUD – SPAM Keruh

1003
0
SHARE
Direktur PDAM Kota Kupang, Noldy Mumu

KUPANG, Terasntt.com – Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Kupang mengeluhkan kondisi air yang disuplay Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) – SPAM ke PDAM Kota Kupang yang keruh.
Pasalnya air yang dialirkan dari perusahan milik Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut selain keruh dengan agak kecokelatan juga tidak bersih.
Hal itu diungkapkan Direktur PDAM Kota Kupang, Noldy Mumu kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat(13/11).
“Saat ini ada sepertiga pelanggan PDAM Kota Kupang mendapat pelayanan air yang sumber airnya disuplay dari BLUD SPAM ke PDAM Kota Kupang. Kondisi airnya kadang-kadang keruh. Ini memang sifatnya situasional tapi namun yang ditemukan kualitas air selalu keruh sehingga kami sering komplain persoalan ini ke mereka tapi kepala BLUD SPAM selalu beralasan bahwa airnya bersih. Pada hal secara umum ditemukan air yang disuplay kualitas kurang baik,” ungkap Noldy.
Ia mengatakan hal itu menjawab wartawan soal kondisi air yang dikeluhkan pelanggan selalu berbau lumpur.
Menurutnya, kemungkinan air yang disuplay BLUD SPAM ke PDAM disebabkan karena sumber air baku dari bendung Tilong memilikii lapisan sedimentasi (lumpur) dan sebagainya sehingga saat dipompa ke sistim bak penampung terbawa dan sistim filternya terganggu sehingga sedimentasi tersebut masuk ke recervoar yang ada.
“Kasus ini sifatnya situasional kami sering temukan, karena saat ditemukan jam 10 pagi dan begitu complain dan dicek satu dua jam sudah jernih. Tetapi kami selalu complain karena kami hanya mau membayar air curah dari BLUD SPAM dengan standar air yang berkulaitas sesui Permenkes,” katanya.
Disinggung soal, air berbau yang disalurkan itu disebabkan karena pihaknya jarang membersihkan recervoar milik PDAM dibantahnya. Sebab menurutnya, PDAM secara periodik selalu bersihkan dua bulan sekali.
Ia menyatakan, air yang kotor dan berbau tersebut bersumber dari BLUD SPAM yang mengalirkan lumpur ke jaringan milik PDAM.
“Untuk itu, kami dari Pemerintah Kota Kupang akan berkoordiansi dengan dinas PU provinsi selaku kepala dari BLUD SPAM untuk duduk bersama untuk mengevaluasi kepala BLUD SPAM, secara detail, karena sifat Kepala BLUD SPAM yang selalu membelok persoalan jika dikomplin.Sebab kami di PDAM sangat terganggu,dimana pelanggan selalu mengkomplin ke PDAM,” katanya.
Selain masalah air keruh, pihaknya juga mengeluhkan soal kontinitas jam pendistribusian oleh BLUD SPAM yang tidak sesuai, dimana sebenarnya secara durasi harus 12 jam/per hari namun faktanya hanya empat jam per hari.
“Masalah ini juga menjadi beban bagi PDAM. Kami sangat terganggu dengan pola pelayanan BLUD SPAM sebab ada beberapa zona yang sistim pendistribusian airnya dari BLUD SPAM mengeluhkan masalah ini. Selama tiga tahun bekerjasama dengan mereka, namun dalam pendistribusian air sudah tidak sesuai. Saat dikomplain, mereka selalu beralasan karena kurangnya biaya operasional. Pada hal PDAM beli permeter kubik sesuai SK Gubernur Rp.2.300, sehingga sebulan kadang-kadan kami membayar sekitar Rp100 juta ke BLUD SPAM,” ungkapnya.(rif)

Berikan Komentar Anda.