oleh

PD. Flobamor Butuh Tambahan Kapal Feri

KUPANG, TN — Perusahaan Daerah (PD) Flobamor milik Pemerintah Daerah (Pemda) NTT membutuhkan tambahan Kapal Feri untuk melayani penyeberangan di berbagai wilayah di NTT. Saat ini manajemen Flobamor baru memiliki tiga armada.
” Sejak bulan Juni 2015 PD. Flobamor telah mendapatkan sertifikat pengakuan dari Kementerian Perhubungan RI sebagai perusahaan pelayaran resmi. Dan untuk memaksimalkan pelayanan ini, kami membutuhkan tambahan armada. Harapan kami Kementerian bisa bisa memperhatikan keluhan ini agar pelayanan lebih maksimal,” kata Direktur Utama (Dirut) PD. Flobamor NTT, Hironimus Soriwutun saat ditemui di ruaang kerjanya, Kamis (23/7/2015).
Soriwutun menjelaskan, bahwa untuk mendapatkan pengakuan Kementerian sebagai Perusahaan pelayaran melalui beberapa tahapan, antara lain memiliki ISM CODE atau standar pelayanan.
” Bagaimana dengan kelayakan manajemen perusahaan, juga kelayakan armada dan kru kapala sesuai dengan kualifikasi ijazah ABK. Dan juga struktur orgamisasi sesuai dengan standar yang disaratkan . Manajemen kita sudah diperiksa dan dievaluasi pihak Kementerian sejak 2014 sehingga dikelurkan sertifikat pengakuan itu,” ujanya.
Menurut dia, Flobamor saat ini memiliki tiga armada masing masing, KMP Pulau Sabu, melayani rute Kupang – Kalabahi, Teluk Gurita, Kiser, Ile Wake. Demikian juga, lanjut Soriwutun, KMP Ile Boleng, melayani rute Kupang – Lembata – Deri. Sementara KMP Sering melayanu rute Kupang – Ende PP.
Soriwutun juga membantah isu yang menyatakan PD. Flobamor selalu mendapat suntikan dana dari Pemda NTT, namun selalu merugi.
” Saya tegaskan, bahwa sejak tahun 2013 Pemda NTT . Dan penutupan buku per 31 Desember 2014 meraih keuntungan Rp 389 juta. Saat ini kami, konsentrasi pada usaha pelayaran. Dan tekad kami memaksimalkan ketiga kapal yang ada. Kami juga tidak meminta suntikan dana dari Pemerintah NTT,” tegasnya.(mas)

Komentar