Home Daerah Paut, Himbau Masyarakat Kupang Sadar Bayar Pajak

Paut, Himbau Masyarakat Kupang Sadar Bayar Pajak

669
0
SHARE
Foto : Istimewa

OELAMASI, Terasntt.com — Sekda Kabupaten Kupang, Hendrik Paut menghimbau dan mengajak masyarakat sadar membayar pajak tepat waktu. Perlu ditanamkan rasa kesadaran dan keikhlasan masyarakat guna mendukung pembangunan di Kabupaten Kupang.

Demikian ajakan Hendrik Paut, saat membuka Pekan Panutan Membayar Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB-P2) tingkat Kabupaten Kupang, di Dinas PPKAD setempat, Senin (5/9/2016).

Dihadapan, Ketua Komisi B Agus Tanau, Pimpinan Bank NTT, Bank Mandiri, Bank BTN, Asisten II Charles Amekan, Kadis PPKAD Krispinianus Patmawan serta para Camat se-Kabupaten Kupang, Paut mengatakan, pengoptimalan semua potensi sumber daya perlu dilakukan demi mengoptimalkan potensi pajak daerah sebagai sumber pembiayaan program dan kegiatan yang diharapkan menyentuh langsung sendi-sendi kehidupan masyarakat.

Menurutnya, dalam tahun 2016 target PBB-P2 dalam APBD Kabupaten Kupang sebesar Rp 2,3 Miliar atau naik Rp 300 juta dari tahun 2015, sehingga diharapkan mempunyai komitmen yang sama untuk menyukseskan pemungutan PBB-P2 sesuai porsi dan peran masing-masing.

“ Sekaranglah waktunya bagi kita untuk menjadi wajib pajak yang taat pajak, ataukah kita mau menjadi bagian dari komplotan orang jahat yang mengingkari kewajiban pajak kita?” tanya Paut dihadapan para wajib pajak yang hadir.

Ia berharap, agar petugas pelayanan dapat memberikan pelayanan terbaik, ada kepatuhan dari wajib Pajak untuk membayar pajak dan pengelolaan dana pajak harus memberi manfaat bagi masyarakat.

“ Mari kita semua Lunasi pajaknya, awasi penggunaannya,” ujar Paut.

Sementara Agus Tanau menyatakan, pentingnya kesadaran membayar pajak karena bermanfaat bagi kepentingan masyarakat itu sendiri.

” Pajak berasal dari kita dan untuk kita,” katanya.

Ia juga berharap, agar masyarakat Kabupaten Kupang menjadi masyarakat yang sadar pajak dan membayar pajak tepat pada waktunya mengingat sistem perpajakan saat ini sifatnya akumulatif dan jika tidak dituntaskan akan terbawa ditahun yang akan datang.

Sementara Ketua Panitia Pekan Panutan Pembayaran Pajak Tahun 2016, Yulius Taklal dalam laporannya mengatakan, bahwa kegiatan tersebut berlangsung selama 5 hari mulai sejak 5 – 9 September 2016 yang melibatkan 200 Wajib Pajak dengan rincian 100 orang Wajib Pajak dengan Nilai Rp 100 – 500 ribu, sementara 100 wajib pajak lainnya nilai pajaknya lebih dari Rp 500 ribu.

Dengan mengusung tema “Dengan semangat PBB-P2, kita sukseskan Kabupaten Kupang menjadi salah satu Kab. Unggul dalam pembangunan ekonomi Rakyat di Kawasan Indonesia Timur”.(*/mas)

Berikan Komentar Anda.