Home Nasional Pasok sabu ke Rutan Samarinda, ibu dan anak diamankan polisi

Pasok sabu ke Rutan Samarinda, ibu dan anak diamankan polisi

902
0
SHARE
Ilustrasi Narapidana. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com – Kepolisian membongkar praktik bisnis sabu di balik jeruji rumah tahanan (Rutan) kelas IIA Sempaja, Jalan KH Wahid Hasyim II, Samarinda, Kalimantan Timur. Dua orang warga binaan Rutan, berinisial Da dan Fa, diciduk lantaran diduga mengendalikan peredaran sabu dari dalam Rutan.

Penangkapan Da dan Fa, dilakukan Rabu (4/5) petang tadi. Sejak pagi sebelumnya, petugas menangkap Mauriati (47), warga Karang Asam Ilir, kecamatan Sungai Kunjang Samarinda, di rumahnya. Saat digeledah, sabu tidak ditemukan di dalam rumah, melainkan disimpan di belakang rumah. Barang bukti 10.54 gram sabu, pun disita petugas.

Dalam pengembangan, petugas menunggu Tuti Suparti (37), yang berencana mengambil uang setoran dari Mauriati. Begitu datang, Mauriati pun diamankan. Dalam dompetnya, ditemukan sabu seberat 5,4 gram.

“Dari penyidikan keduanya, menyebut sabu juga disimpan oleh Muhammad Jazim. Setelah kita tunggu juga, akhirnya kita amankan juga Jazim, juga beserta barang bukti 27,15 gram sabu,” kata Kasat Reskoba Polresta Samarinda, Kompol Belny Warlansyah, saat dikonfirmasi merdeka.com, Rabu (4/5) malam.

Penyelidikan dan penyidikan terus berjalan. Dari keterangan ketiganya, pemasok sabu mengarah kepada warga binaan Rutan Sempaja Samarinda. Belakangan Fa yang tak lain adalah anak Mauriati, adalah salah satu penghuni Rutan.

“Kita koordinasikan bersama dengan kepala Rutan Sempaja. Fa ternyata tidak sendiri. Rekannya, Da, juga ikut berbisnis bersama Fa. Keduanya kita bawa keluar Rutan, kita pinjam untuk pengembangan kasus,” ujar Belny.

“Dari keduanya (Da dan Fa), kita amankan barang bukti sabu seberat 5,34 gram senilai Rp 7,4 juta. Dua-duanya ini, juga sedang terbelit kasus narkoba. Sementara 3 orang yang sebelumnya kita amankan, adalah jaringan pengedar di kecamatan Sungai Kunjang,” pungkas Belny.(gil)

Berikan Komentar Anda.