by

Parkir Tak Beraturan Penyebab Kemacetan Laulintas di Kota Kupang

KUPANG, Terasntt.com –- Akhir – akhir ini Kota Kupang terus mengalami kemacetan lalulintas pada jam – jam tertentu. Salah satu penyebab kemacetan karena pemilik sepeda motor dan mobil memarkir tak beraturan pada ruas jalan tersebut.

Pantau Terasntt.com, Rabu (31/8/2016), pagi pada ruas Jalan A. Yani mulai dari patung Komodo hingga pertigaan Jalan Kartini macet total. Demikian juga di ruas Jalan Moh. Hatta dan Sudirman , Jalan Tompelo hingga Jalan Cakdoko serta Jalan El Tari 2 tepatnya di Jembatan Liliba dan ruas Jalan Timor – Raya tepatnya di Kelurahan Oesapa.

Kemacetan lalulintas ini bukan saja pada pagi hari, namun terjadi juga pada siang hari dan malam hari saat puncak aktivitas masyarakat kota.

Kadis Perhubungan Kota Kupang, Erens Leka saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, menjelaskan bahwa salah satu penyebab kemacetan di ruas jalan di jembatan Liliba disebabkan oleh banyak pengendara dari jalur Bundaran PU setelah melewati jembatan ingin langsung Belok kanan memasuki gang perumahan.

“ Sering macet di Jembatan Liliba karena pengendara dari Bundaran PU yang setelah melewati jembatan langsung belok kanan masuk gang” kata Erens

Dan untuk mengatasinya, kata Erens pihaknya telah memasang rambu lalulintas tanda tidak boleh langsung berbelok kanan dan harus melewati jalur balik arah yang sudah ditentukan agar tidak terjadi kemacetan dari dan setelah Jembatan Liliba itu.

Namun, lanjutnya lebih banyak pengendara yang masih melanggar rambu tersebut hingga menimbulkan kemacetan.

Selain itu, lanjutnya pihak dinas bekerjasama dengan Polres Kupang Kota, telah menempatkan beberapa anggota polisi agar membantu mengatur lalulintas hingga mengurai kemacetan.
Demikian juga hal yang sama dilakukan pada titik macet di Km 9 Kelurahan Oesapa, akibat parkiran liar bus dan travel.

” Khusus di Oesapa kami selalu melakukan oerasi dan juga penilangan terhadap pihak yang melanggar ketentuan yang berlaku. Dan khusus Jalan A. Yani, Tompel – Cakdoko itu saat jam masuk dan pulang sekolah. Sementara di Kuanino juga karena pakir tak beraturan,” katanya.

Terkait kemacetan ini, Erens menghimbau kepada masyarakat dan Pengendara di Kota Kupang untuk mentaati rambu dan perturan lalulintas sehingga tidak terjadi kemacetan dan kecelakaan.(xel)

Comment

Berita Terbaru