oleh

Oknum Guru, Aniaya Siswa Hingga Pingsan

ATAMBUA, Terasntt.com — Joachim Lopes oknum guru honorer pada Sekolah Dasar Inpres (SDI) Tenubot Atambua menganiaya siswanya, Putra Abadi Sola hingga pingsan. Korban langsung dilarikan ke RSUD Mgr. Gabriel Manek, Selasa (18/8/2015) pukul 12.00 wita untuk mendapat pertolongan.
Informasi yang dihimpun Tersanntt, kasus penganiayaan terhadap siswa kelas VI terjadi di dalam ruang kelasnya.
Korban dipukul pada pinggang, ulu hati dan kepala hingga dilarikan ke Puskesmas Kota Atambua sebelum dirujuk ke RSUD. Soleh sesak nafas hingga dibantu dengan O2.
Setelah siluman dengan kondisi slang O2 di mulutnya, Sola mengaku trauma dengan ula oknum guru yang secara membabi – buta menganiayanya hingga tak berdaya.
” Saat itu saya bersama teman tertawa di dalam ruang kelas. Tiba – tiba pak guru menghampiri saya dan langsung melepaskan pukul mengenai pinggang, ulu hati dan kepala setelah itu saya tidak tahu dan ketika sadar. Saya sudah seperti ini. Saya belum kuat dan masih terasa pusing,” kata Sola.
Ibu korban Siti Rosmiati, mengaku setelah kejadian dia disampaikan oleh teman – teman Sola, bahwa anaknya dipukul oknum guru di sekolah hingga.
” Saya lari ke sekolah anak saya sudah dilarikan ke Puskemas kemudian di rujuk ke RSUD. Kami pihak keluarga tidak menerima perlakuan kasar itu dan sudah melaporkan kasus ini pihak yang berwajib,” tegasnya.
Pada tempat yang sama Kepala Sekolah Sole, Theresia Noeman mengatakan, bahwa dirinya tidak mengetahui secara persis kejadian itu.
” Saya belum tahu kejadian pastinya seperti apa, karena saat itu saya berada di kantor dinas,” katanya.
Dari pantauan Terasntt, di UGD RSUD, terlihat Sola yang terbaring lemas di ruang inap gawat darurat dengan slang O2 membaluti mulutnya. Korban ditemani ibu kandung serta kepala sekolah dan beberapa guru.(Ino)

Komentar