oleh

New Normal, Lembata Berlakukan Rapid Test bagi Pelaku Perjalanan

Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur memantau pembangunan Puskesmas Balauring

Lewoleba, teras-ntt.com — Terhitung mulai tanggal 15 Juni 2020 Pemerintah Provinsi NTT menerapan new normal atau tatanan kehidupan baru bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Lembata tetap berlakukan rapid test bagi pelaku perjalanan dari luar daerah.

” Pelaku perjalanan yang dibebaskan dari syarat hanya berlaku dalam wilayah NTT. Saya tetap melakukan rapid test, tidak bisa tidak, untuk pelaku perjalanan yang hendak ke Lembata wajib menyertakan surat non reaktif rapid tes.Kalau kita tidak tekan lagi ini, kita tidak tahu orang itu datangnya dari mana kalau dia tidak jujur ? ketika tidak jujur kita akan kesulitan, kalau begitu kita tetap lakukan rapid test,” kata Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur saat memantau pembangunan Puskesmas Balauring di Desa Leubatang Kecamatan Omesuri, Sabtu (13/6/2020).

Berdasarkan surat edaran Dinas Perhubungan NTT Nomor: BU.550/08/DISHUB/2020 tentang bebas dokumen kesehatan/bebas Covid-19 bagi pelaku perjalanan yang berisi penegasan sekaligus himbauan kepada walikota dan Blbupati serta pihak terkait di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur.

Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur memantau pembangunan Puskesmas Balauring

Didampingi Ketua TP PKK, Yuni Damayanti, Yentji Sunur mengatakan, bahwa sudah seminggu berlakukan aturan dua kali rapid test bagi pelaku perjalanan ke Lembata, pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan dan nantinya diberlakukan satu kali rapid test atau rapid test berbayar atau menggantikan rapid test.

” Mereka masuk Lembata tetap melakukan rapid test, karena rapid test itu tahu gejala sejak awal dan dengan mendeteksi dari awal kita sudah memisahkan dia apabila positif rapid. Kita kan dari higth ke law jadi kita lihat perkembangan dalam satu minggu kedepan ini, takutnya kita jebol nantinya,” pungkas Sunur.(van).

Komentar

Berita Terbaru