oleh

Nama Internet.org, Program Internet Gratis Facebook ‘Tamat’

Jakarta, CNN Indonesia — Mark Zuckerberg, pendiri dan CEO Facebook mempunyai proyek bernama Internet.org yang brertujuan agar warga dunia bisa terhubung dengan internet secara gratis.
Tapi, Internet.org bukannya tanpa kontrovesi.
Di beberapa negara, Internet.org diguncang isu netralitas jaringan. Cleartip, sebuah perusahaan rintisan yang bergerak di bidang traveling, menyatakan diri keluar seluruhnya dari Internet.org. Tiga anggota lainnya, yaitu: NDTV, Newshunt, dan Times Group, juga menyatakan menarik sebagian layanannya.
Netralitas jaringan menurut Columbia University adalah asas dari penyedia layanan Internet dan pemerintah dalam memfasilitasi semua data di dalam Internet secara seragam.
Ternyata hawa perdebatan itu pun sampai ke India. Melalui publikasi di blognya, Cleartrip menulis, “Selama dua minggu terakhir, debat panas mengenai netralitas jaringan menjadi topik utama tak hanya di antara pakar teknologi India, namun juga media besar.”
Airtel, sebuah operator jaringan mobile di India, bekerja sama dengan sejumlah perusahaan rintisan untuk menciptakan platform di mana perusahaan rintisan bisa membayar untuk penggunaan data, lalu membuat layanan mereka tersedia gratis bagi pelanggannya.
Flipkart, salah satu perusahaan e-commerce terbesar di India memutuskan untuk menentang layanan Airtel lantaran prinsip netralitas jaringan tadi.
Internet.org bekerja dengan cara yang sama. Ia menyediakan akses gratis kepada 39 layanan penting di Internet, termasuk Facebook.
Di Indonesia, Indosat sejauh ini adalah satu-satunya operator tanah air yang diajak kerjasama dengan Internet.org
Belakangan, Facebook memutuskan untuk mengganti nama Internet.org–termasuk domainnya–menjadi freebasics.com. Raksasa jejaring sosial itu membeberkan alasannya,”Ini untuk lebih membedakan inisiatif Internet.org, dengan program lainnya.”
Semua aplikasi Android, sebelumnya menggunakan Internet.org akan dialihkan ke nama terbaru tersebut.(CNN)

Komentar