Home Daerah Menurut Antropolog, Masyarakat NTT Sebenarnya Tidak Miskin

Menurut Antropolog, Masyarakat NTT Sebenarnya Tidak Miskin

792
0
SHARE

Kupang, Terasntt.com – Kemiskinan yang dialami masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) belum juga menurun secara nasional.

Rilis terakhir yang dikeluarkan BPS provinsi NTT menempatkan NTT pada posisi ke-tiga termiskin dari 34 provinsi di negara kepulauan ini.

Pater Gregor Neonbasu, seorang Antropolog asal NTT mengatakan, masyarakat NTT sebenarnya tidak miskin seperti yang diyakini banyak orang.

“Masyarakat NTT tidak miskin,” katanya kepada wartawan, Selasa (6/3/2018).

Menurutnya, ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian khusus, terkhusus istilah ‘miskin’ ini.

“Konsep tentang kemiskinan mungkin perlu di-review. Dalam arti, kata kemiskinan selalu dikaitkan dengan
ungkapan kesejahteraan,” terangnya.

Kesejahteraan dalam konteks bangsa Indonesia, jelasnya, berarti makan makanan yang sehat, yaitu nasi, sayur dan lauk pauk.

“Masyarakat NTT memang mengandalkan nasi (beras) sebagai makanannya. Namun perlu diingat, masyarakat NTT memiliki makanan lokal,” jelasnya.

Persoalan selama ini, sambungnya, pemerintah pusat selalu menilai kemiskinan berdasarkan konsumsi masyarakat akan beras atau nasi.

“Kemudian masih ada lagi alasan, yaitu kondisi rumah dan berbagai pertimbangan berkenaan dengan tempat diam (di desa-desa)
dan lain sebagainya. Karena itu saya berpendapat, NTT tidak miskin,” tegasnya.

Persoalan kemiskinan ini, lanjutnya, tidak ada hubungan dengan budaya masyarakat NTT.

“Ini bukan soal budaya melainkan common sense mengenai konsepsi kemiskinan yang disamakan untuk semua orang di seluruh Indonesia,” aku Gregor. (raf)

Berikan Komentar Anda.