Home Daerah Medan : Nilai Kerja Sama Masyarakat Adonara Terurai Dalam Budaya Gemohing

Medan : Nilai Kerja Sama Masyarakat Adonara Terurai Dalam Budaya Gemohing

759
0
SHARE

KUPANG, Terasntt.com — Antropolog Hukum Univrtsitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Karolus Kopong Medan mengatakan, bahwa nilai kerja sama masyarakat Adonara melalui Gemohing (Gotong Royong) terus mengakar. Implementasi gemohing wujud “tulun tali” bagi masyarakat Adonara. Nilai ini yang kemudian menjadi sebuah roh bagi orang Adonara dalam Kehidupan bersosialnya.

Kopong Meda menuturkan hal ini ketika berbincang – bincang dengan Terasntt.com di Kupang, Sabtu, (26/11/2016).

” Spirit gemohing masih terus diimplementasikan dalam kehidupan bersosial orang Adonara. Itu bisa terlihat dalam kehidupan bersosial kita saat ini,” ujarnya.

Hanya saja, menurut Kopong Medan, Semangat Gemohing ini terkadang terlalu berlebihan dan sangat memberatkan, semisal pada tradisi ” tulun tali ” dalam acara kematian dan perkawinan adat.

Walau demikian nilai kerja sama ini belum begitu poluler dalam kegiatan – kegiatan yang lebih produktif.

” Dalam hal yang lebih produktif, di manggarai misalnya, tradisi “kumpul keluarga para orang Manggarai untuk menyekolahkan anak,” ujar Medan.

Medan menambahkan, bahwa Wujud Kerja Sama Gemohing ini tampaknya belum begitu diekspresikan secara baik dalam berbagai urusan yang lebih besar.

” Dalam Hajatan Politik misalnya, selalu ada pertanyaan penuntun yang diungkapkan “siapa dia?” (Heku an’a bahin?”). Kita jarang bertanya, apakah dia mampu atau tidak mengemban tugas itu ?,” tegas Medan.

Menurut Medan, Kerja sama juga belum meyakinkan dalam bidang ekonomi.

” Dulu kita punya “Kokop” (Koperasi Kopra) yang punya nama dalam pentas perekonomian nasional, tapi sekarang semagat itu mulai luntur,” kata Medan.(Rafael L. Pura)

Berikan Komentar Anda.