oleh

Masyarakat Lembata Terbantu, PT. Fka Global Beli 100 Lembar Tenun Ikat

-Daerah-10 views

Kelompok tenun Ina Boi di Desa Lewoeleng, Lebatukan Kabupaten Lembata

Lewoleba, teras-ntt.com — Kelompok tenun ikat Desa Lewoeleng, Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lembata Terbantu dengan kehadiran PT. FKA Global Jakarta. Perusahaan ini membeli 100 lembar kain tenun ikat hasil kerajinan kelompok tentun perempuan yang tertumpuk sejak Pandemi covid-19.

Kelompok tenun Ina Boi ini awalnya dibentuk secara swadaya dan dalam perjalanan kelompok ini mendapat pendampingan dari PLAN Indonesia.

Ketua kelompok Ina Boi Kristina Kewa kepada teras-ntt.com, Jumat (10/7/2020) sore menjelaskan, bahwa kain tenun ikat hasil karya mereka selama Pandemi covid-19 diborong PT. FKA Global Jakarta.

“ Kami sangat senang dan bersyukur bisa dibantu oleh PT. FKA Global Jakarta. Selama pandemi ini kami tidak bisa keluar untuk jual kain tenun ikat ini di pasar-pasar. Kami punya 100 lembar kain dibeli PT. FKA Global. Terima kasih banyak sudah membantu mengatasi kesulitan kami,” ujar Kewa.

Kristina Kewa mengaku, sebelum covid-19 kain tenun karya mereka dikirim langsung ke pemesan dan juga dijual ke semua pasar yang ada di Lembata.

Namun karena pandemi Covid-19, lanjutnya, pengiriman dan penjualan di pasar-pasar yang ada tidak bisa dilakukan sama sekali sehingga hasil produksi menumpuk.

” Kami punya 100 lembar yang dibeli FKA Global. Selama pandemik Covid-19, kami sulit sekali, karena itu, kami bersyukur dan berterima kasih kepada PT.FKA GLOBAL Jakarta. Ini sangat membantu kami,” ungkap Kewa gembira.

Kristina Kewa dan Kelompok Tenun ikat Lewoeleng mengapresiasi dan mengaku sangat senang dan bersyukur. Tenun ikat selendang sekitar 100 lembar yang menumpuk selama pandemi Covid-19 bisa dibeli oleh pengusaha asal Jakarta.

Kelompok tenun Ina Boi di Desa Lewoeleng, Lebatukan Kabupaten Lembata

Kristina kewa dan anggota kelompok berjanji siap menghasilkan produksi kain tenun ikat Lembata, yang berkualitas tinggi. Mereka sangat mengharapkan dukungan dan kerja sama berkelanjutan dengan PT. FKA Global Jakarta untuk urusan produksi dan pemasaran kain tenun ikat Lebatukan Lembata.

Menurut Kewa kain tenun ikat yang dijual itu dengan harga bervariasi, yakni khusus selempan seharga Rp 50.000 – 100.000 per lembar. Uang hasil penjualan tersebut digunakan untuk membeli bahan-bahan tenun lainnya.(van)

Komentar

Berita Terbaru