Home Hukrim Marak Pencurian Ternak di Amfoang, Bupati Kupang Berang

Marak Pencurian Ternak di Amfoang, Bupati Kupang Berang

905
0
SHARE
Foto : Thomas Duran

OELAMASI, Terasntt.com — Akhir – akhir ini pencurian ternak sapi dan babi kembali marak di wilayah Amfoang, Kabupaten Kupang. Hal tersebut membuat Bupati Ayub Titu Eki berang dan meminta supaya masyarakat mendoakan para pelaku agar bertobat.

” Kasus pencurian ternak secara bergerombolan di wilayah Amfoang dan Fatuleu sangat meresahkan masyarakat. Saya minta para kepala desa dan camat agar waspada, melaporkan kepada pihak berwajib jika menemukan orang yang mencurigakan. Kasus serupa ini pernah terjadi di Kupang Timur dan itu diatasi dengan cara doa bersama maupun upacara adat sehingga sebagian pelaku sakit, bahkan mati hingga akhirnya pencurian mulai berkurang. Sekarang sudah berpindah ke kampung – kampung. Saya himbau kepada masyarakat jangan takut dan laporkan ke Polisi. Atau berkumpul di gereja dan mendoakan secara terus menerus sehingga bisa memberikan efek jerah. Setelah ditelusuri kehidupan para pencuri ini cukup baik, tetapi itu sudah menjadi hobi mereka,” kata Titu Eki saat menggelar jumpa pers di ruang kerjanya, Kamis (8/6/2017).

Menurutnya, pencuri saat ini lebih pintar dari polisi dan ketika beraksi secara bergerombol dengan peran masing – masing sehingga sulit untuk ditangkap.

” Ada banyak modus yang dilakukan, bahkan ada yang berperan menggiring kerombolan sapi ke lokasi lain untuk melancarkan aksi mereka. Pernah terjadi di Amfoang Barat para pencuri mengikat pemilik ternak babi, lalu dengan leluasa mereka membunuh seekor babi dan memasak makan di tempat itu. Kemudian secara bergerombolan pula pergi mencari sapi di sekitar itu, namun tidak dapat dan mereka kembali menghabiskan daging babi yang tersisa sebelum melepaskan pemilik dan mereka kabur. Pencuri tidak segan – segan menyakiti pemilik ternak atau masyarakat yang menghalangi mereka,” katanya.

Untuk itu tegas Titu Eki, masyarakat harus menerapkan hal yang sama di Kupang Timur, yakni mendoakan dan membuat upacara adat bersama – sama agar ada pencuri yang kena dampak lalu jerah.(mas)

Berikan Komentar Anda.